Rupiah Tertekan ke Dolar, Menkeu Purbaya Buka Suara: Ekonomi Indonesia Justru Disebut Masih Lebih Kuat
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa--
Menariknya, Purbaya justru menilai pelemahan rupiah tidak lepas dari “noise” atau sentimen negatif yang membentuk persepsi berlebihan terhadap ekonomi nasional.
Menurut dia, narasi yang menggambarkan Indonesia menuju keterpurukan dalam beberapa bulan ke depan tidak sesuai dengan kondisi fundamental.
“Ini kan juga terjadi karena noise yang seolah menggambarkan ekonomi kita sedang menuju keterpurukan dalam beberapa bulan ke depan,” katanya.
Pandangan itu menegaskan pemerintah melihat faktor psikologis pasar dan persepsi investor masih punya peran besar dalam pembentukan tekanan kurs.
Artinya, pelemahan rupiah disebut tidak semata dipicu kondisi domestik.
Fondasi Ekonomi Disebut Tetap Kuat, Reformasi Diklaim Berjalan
Di tengah kekhawatiran pasar, Purbaya menekankan fondasi ekonomi Indonesia tidak berubah.
Ia bahkan menilai perbaikan struktural justru berjalan lebih serius, terutama dalam menangani kendala perekonomian.
“Yang jelas adalah fondasi ekonomi kita tidak berubah bahkan akan cenderung semakin cepat karena kita kan semakin serius perbaikin kendala-kendala di perekonomian,” ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi pesan bahwa pemerintah ingin memisahkan gejolak jangka pendek di pasar keuangan dari kondisi ekonomi jangka menengah.
Dengan kata lain, volatilitas kurs belum dipandang mengubah arah dasar ekonomi nasional.
Pemerintah Klaim Sudah Rapikan Kebijakan Fiskal
Pemerintah juga menilai berbagai sumber kegaduhan kebijakan yang sempat memunculkan kekhawatiran telah dibenahi.
Purbaya menyinggung isu terkait pajak yang sebelumnya menjadi perhatian publik kini disebut sudah dirapikan.
“Noise dari pemerintah sudah kita rapikan nih, pajak sudah nggak ada lagi, pajak orang kaya, pajak PPN untuk jalan tol dan lain-lain itu nggak ada,” tegasnya.
Pernyataan itu mengarah pada upaya menjaga kepercayaan pasar lewat kepastian fiskal dan tata kelola yang lebih stabil.
Di tengah tekanan global, faktor kepercayaan investor memang menjadi salah satu penentu penting arah pasar dan mata uang.
Soal Rupiah, Purbaya Lempar ke Bank Indonesia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: