7 Makanan Tertua di Indonesia yang Masih Eksis Sampai Sekarang
Ilustrasi makanan tertua di Indonesia --instagram @restorankembang
Dodol dikenal sebagai salah satu camilan manis tertua di Indonesia. Bahan utamanya terdiri dari tepung ketan, santan, dan gula merah yang dimasak hingga lengket dan kenyal.
Menariknya, dodol sudah disebut dalam saduran Kitab Ramayana versi Jawa, yang menunjukkan eksistensinya sejak ribuan tahun lalu.
Hingga kini, dodol Garut menjadi oleh-oleh khas yang terkenal hingga mancanegara.
4. Lalapan
Dalam Prasasti Jeru-jeru tahun 930 Masehi, tercatat adanya makanan yang sangat mirip dengan lalapan.
Sajian ini berisi sayuran segar seperti kemangi, selada, mentimun, dan terong yang disantap bersama sambal.
BACA JUGA:
- 5 Street Food Legendaris di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran Malammu, Ramai dan Murah!
- 10 Makanan Indonesia Hasil Akulturasi Budaya Asing, Rasanya Bikin Susah Move On!
Lalapan bukan sekadar pelengkap makanan, tapi juga mencerminkan gaya hidup sehat masyarakat Nusantara sejak dahulu.
Nasi jemblung adalah makanan khas Jawa yang berbentuk bulat dengan lubang di tengahnya. Biasanya bagian tengah diisi lauk seperti semur daging, telur rebus, dan sambal terasi.
Konon, nasi jemblung merupakan makanan favorit Raja Pakubuwono X dari Keraton Surakarta, menandakan statusnya sebagai sajian istimewa di masa lalu.
6. Papeda
Papeda merupakan makanan pokok masyarakat Papua dan Maluku yang berbahan dasar sagu. Teksturnya lengket dan kenyal, biasanya disajikan bersama kuah ikan kuning.
Sajian ini sudah berusia ratusan tahun dan menjadi bukti bahwa sagu telah lama menjadi sumber karbohidrat utama masyarakat Indonesia bagian timur.
7. Pecel
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: