Tradisi Kunjung Makam saat Idul Adha, Syariatnya?

Tradisi Kunjung Makam saat Idul Adha, Syariatnya?

Tradisi Kunjung Makam saat Idul Adha --

Radarpena.disway.id, Jakarta - Mengunjungi makam saat Idul Adha adalah tradisi yang cukup umum di berbagai daerah di Indonesia, meskipun tidak termasuk dalam ajaran yang diwajibkan secara syariat. Namun, kegiatan ini mengandung nilai-nilai positif jika dilakukan dengan niat dan tata cara yang benar. Berikut beberapa poin penting terkait kunjungan makam saat Idul Adha:

1. Tujuan dan Niat

Mengunjungi makam biasanya dilakukan untuk:

  • Mendoakan anggota keluarga atau kerabat yang telah meninggal.
  • Mengingatkan diri akan kematian (muhaasabah), memperkuat iman dan takwa.
  • Menjalin silaturahmi antar keluarga yang berkumpul pada momen hari besar.

BACA JUGA:40 Kata-Kata Hari Raya Idul Adha 2025 yang Sarat Makna dan Penuh Doa

BACA JUGA:30 Kata-kata Hari Raya Idul Adha dalam Bahasa Arab dan Artinya

2. Waktu yang Tidak Dilarang

Tidak ada larangan khusus untuk ziarah kubur pada hari-hari besar seperti Idul Adha, selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Justru, Rasulullah SAW pernah bersabda:

> "Dulu aku melarang kalian ziarah kubur. Sekarang berziarahlah, karena itu bisa mengingatkan pada akhirat."

(HR. Muslim)

 

3. Adab Saat Ziarah

Membaca doa untuk ahli kubur, seperti doa keselamatan dan ampunan.

Tidak melakukan hal-hal yang dilarang seperti menangis meratap, meminta-minta kepada penghuni kubur, atau membawa sesajen.

Menjaga kebersihan dan ketertiban area pemakaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait