8 Sunah Idul Adha yang Bikin Ibadah Lebih Bermakna, Panen Pahala!
Panduan lengkap puasa Tarwiyah dan Arafah sebelum Idul Adha-Freepik-
BACA JUGA:Panduan Lengkap Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha 2025: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya
3. Disunahkan Tidak Sarapan
Beda dengan Idul Fitri, saat Idul Adha justru disunnahkan tidak makan terlebih dahulu sebelum salat.
Ini untuk meneladani Rasulullah SAW yang menunda makan hingga selesai menyembelih kurban.
Lebih dari itu, sunnah satu ini juga memiliki makna mendalam, rezeki sejati baru sempurna setelah kita berbagi melalui kurban.
4. Jalan Kaki ke Tempat Salat
Kalau lokasi salat Ied tidak terlalu jauh, cobalah berjalan kaki. Rasulullah SAW bahkan mengambil rute berbeda saat berangkat dan pulang dari salat.
Selain berpahala, kamu bisa lebih banyak menyapa orang, berbagi senyum, dan mempererat ukhuwah. Ibadah yang penuh nuansa sosial!
5. Menggema dengan Takbir
Takbir adalah napas spiritual hari raya. Suaranya bukan cuma meriahkan suasana, tapi juga menumbuhkan rasa syukur dan tunduk pada kebesaran Allah.
Mulailah bertakbir sejak subuh hari Arafah sampai sore hari Tasyrik terakhir.
6. Salat Idul Adha
Salat Ied adalah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW bahkan mengajak perempuan yang sedang haid untuk hadir dan ikut menyaksikan kebersamaan umat, meski tak ikut salat.
Laksanakan salat berjamaah di tanah lapang atau masjid besar.
Jangan lupa niatkan untuk mendekat kepada Allah, bukan sekadar formalitas tahunan.
BACA JUGA:8 Sajian Daging Khas Indonesia untuk Idul Adha, Rasanya Bikin Nagih!
BACA JUGA:3 Manfaat Berkurban di Idul Adha yang Patut Diketahui Setiap Muslim
7. Menyembelih Kurban
Kalau kamu punya rezeki lebih, menunaikan kurban adalah amalan luar biasa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: