6 Amalan Sunnah di Bulan Rabiul Awal 2025, Raih Keberkahan di Bulan Kelahiran Rasulullah SAW

6 Amalan Sunnah di Bulan Rabiul Awal 2025, Raih Keberkahan di Bulan Kelahiran Rasulullah SAW

Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW-Freepik-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Bulan Rabiul Awal adalah bulan istimewa bagi umat Islam karena di bulan inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan.

Rabiul Awal 1447 H sendiri dimulai pada Senin, 25 Agustus 2025, dan peringatan Maulid Nabi jatuh pada Jumat, 5 September 2025 yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Sebagai bentuk kegembiraan atas lahirnya Rasulullah SAW, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Imam Suyuthi bahkan menyebutkan, rumah atau masjid yang dibacakan kisah Maulid akan dinaungi malaikat dan dilimpahi rahmat Allah.

Amalan Utama di Bulan Rabiul Awal

1. Memperbanyak Shalawat

Shalawat adalah amalan yang sangat dianjurkan, apalagi di bulan kelahiran Nabi SAW. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab: 56 bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi, dan umat beriman juga diperintahkan untuk bershalawat.

BACA JUGA:Maulid Nabi 2025 Jatuh pada 5 September, Apa Makna dan Hikmahnya Bagi Umat Islam?

BACA JUGA:Sejarah Maulid Nabi: Dari Tradisi Sederhana hingga Perayaan Global

Dengan memperbanyak shalawat, seorang muslim menunjukkan kecintaannya kepada Rasulullah SAW sekaligus meraih keberkahan.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).

Membiasakan shalawat di rumah, di perjalanan, bahkan saat bekerja akan membuat hati lebih tenang. Lebih indah lagi bila shalawat juga diajarkan kepada anak-anak, sehingga kecintaan pada Rasulullah SAW tertanam sejak dini.

2. Puasa Sunnah

Selain shalawat, puasa sunnah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan di bulan ini. Rasulullah SAW sendiri ditanya mengenai puasa hari Senin, lalu beliau menjawab:

“Itu adalah hari aku dilahirkan, pada hari itu aku diutus, dan pada hari itu pula aku menerima wahyu.” (HR. Muslim).

Karenanya, puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 tiap bulan hijriah) adalah bentuk syukur atas lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Selain pahala berlimpah, puasa sunnah juga melatih kesabaran, menyehatkan tubuh, dan mendidik jiwa agar lebih peka terhadap orang lain yang kekurangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait