Doa Meluluhkan Hati Suami agar Lembut dan Penuh Kasih, Dapat Diamalkan Istri Setiap Hari

Doa Meluluhkan Hati Suami agar Lembut dan Penuh Kasih, Dapat Diamalkan Istri Setiap Hari

Doa meluluhkan hati suami -Pexels/ Anastasia Shuraeva-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam perjalanan rumah tangga, tidak jarang seorang istri menghadapi suami yang keras hati, mudah marah, atau sulit diajak berdialog. 

Saat menghadapi hal seperti ini, doa meluluhkan hati suami menjadi salah satu cara paling indah untuk memohon pertolongan Allah SWT. Sebab, hanya Allah yang mampu membolak-balikkan hati manusia.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Gafir ayat 60:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠

Artinya: "Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

BACA JUGA:

Ayat ini menjadi pengingat bahwa tidak ada doa yang sia-sia jika dipanjatkan dengan tulus. Dengan berdoa, seorang istri menyerahkan segalanya kepada Allah agar diberi kelembutan dalam hubungan rumah tangga.

Mengutip buku Doa Rindu Jodoh dan Momongan karya Mohammad Irsyad, inilah beberapa doa meluluhkan hati suami agar lembut dan penuh kasih:

1. Doa Meluluhkan Hati Suami Versi Pertama

اَللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

Allahumma laa sahla illaa maa ja'al- tahu sahlan wa anta taj'alu al-haz-na idza shii'ta sahlan.

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan, terkecuali sesuatu itu telah Engkau jadikan mudah. Dan Engkau dapat menjadikan tanah yang keras menjadi mudah jika Engkau berkehendak."

Doa ini bisa dibaca ketika suasana rumah terasa tegang atau saat ingin menenangkan hati suami yang sedang marah.

2. Doa Meluluhkan Hati Suami Versi Kedua

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ ... كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii ... (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illaa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. yaa arhamar raahimiin.

BACA JUGA:

Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah... (sebut nama orang yang dimaksud) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AS. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubu-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang."

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait