Yaumul Mizan: Hari Timbangan Amal di Akhirat, Ini Dalil dan Faktor Penentu Surga atau Neraka

Yaumul Mizan: Hari Timbangan Amal di Akhirat, Ini Dalil dan Faktor Penentu Surga atau Neraka

Yaumul mizan: Hari timbangan amal di akhirat--iStockphoto

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Setiap Muslim pasti pernah mendengar tentang hari kiamat atau yaumul akhir, tetapi tak semua tahu bahwa salah satu fasenya disebut yaumul mizan

Secara sederhana, yaumul mizan adalah hari penimbangan amal manusia, momen ketika setiap perbuatan, baik maupun buruk, akan diperlihatkan dan ditakar oleh Allah SWT dengan keadilan sempurna.

Percaya atau tidak, konsep ini menjadi pengingat agar manusia lebih berhati-hati dalam hidupnya. Tidak ada amal sekecil apa pun yang luput dari catatan. 

Semua akan ditimbang secara adil untuk menentukan tempat kembali seseorang, apakah surga yang penuh kenikmatan atau neraka sebagai tempat pembalasan.

Apa Itu Yaumul Mizan?

Kata mizan berasal dari bahasa Arab yang berarti "timbangan". Dalam konteks akhirat, mizan adalah alat yang digunakan Allah SWT untuk menimbang amal manusia pada hari kiamat.

BACA JUGA:

Di hari itu, seluruh amal manusia akan ditimbang untuk mengetahui seberapa berat kebaikan dibandingkan keburukannya. 

Orang yang timbangan kebaikannya lebih berat akan mendapatkan kebahagiaan kekal di surga, sedangkan yang ringan akan menanggung kerugian di neraka.

Dalil tentang Yaumul Mizan dalam Al-Quran

Allah SWT menjelaskan tentang yaumul mizan dalam beberapa ayat Al-Quran. Salah satunya dalam Surat Al-Mu'minun ayat 102–104:

"Barangsiapa berat timbangan (kebaikan)-nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barang siapa ringan timbangan (kebaikan)-nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal didalam neraka Jahanam. Wajah mereka dibakar api neraka dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat."

Ayat serupa juga disebut dalam Surat Al-Qari'ah ayat 6–11, Allah berfirman:

"Siapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya, dia berada dalam kehidupan yang menyenangkan. Adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)-nya, tempat kembalinya adalah (neraka) Hawiyah.Tahukah kamu apakah (hewan Hawiyah) itu? (Ia adalah) api yang sangat panas."

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait