Benarkah Benjamin Netanyahu Tewas Akibat Serangan Rudal Iran? Ini Fakta Sebenarnya!
Bejamin Netanyahu--ist
radarpena.co.id - Dunia maya baru-baru ini diguncang oleh rumor panas yang menyebut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tewas dalam serangan rudal balasan dari Iran.
Kabar ini mencuat di tengah eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah pada Maret 2026.
Namun, apakah informasi tersebut valid atau sekadar propaganda? Berikut adalah rangkuman fakta dan pernyataan resmi untuk meluruskan simpang siur yang beredar.
BACA JUGA:Pelayanan Humanis! Polda DIY Siapkan 195 Masjid Jadi Rest Area Mudik Lebaran 2026
Awal Mula Rumor: Netanyahu "Menghilang" dari Publik
Spekulasi kematian Netanyahu pertama kali diembuskan oleh sejumlah media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, salah satunya Tasnim News Agency. Ada beberapa alasan yang memicu kecurigaan netizen dan media asing:
- Absen dari Layar: Netanyahu dilaporkan tidak muncul dalam rekaman video publik selama tiga hari berturut-turut.
- Hanya Pesan Teks: Tidak ada foto aktivitas terbaru; pernyataan resmi yang keluar hanya berupa rilis teks.
- Keamanan Ketat: Laporan peningkatan pengamanan di kediamannya pada 8 Maret 2026 akibat ancaman drone.
- Pembatalan Kunjungan: Tokoh AS seperti Jared Kushner dikabarkan membatalkan rencana pertemuan di Israel.
Klarifikasi Pemerintah Israel: "Itu Hoaks!"
Menanggapi bola liar tersebut, Kantor Perdana Menteri Israel memberikan bantahan keras. Berdasarkan laporan The Times of Israel, Benjamin Netanyahu ditegaskan dalam kondisi sehat dan tetap menjalankan tugas kenegaraan.
Bukti di Lapangan:
- Kunjungan ke Beit Shemesh: Netanyahu terlihat mengunjungi lokasi terdampak serangan rudal di kota Beit Shemesh untuk meninjau kerusakan.
- Pernyataan Langsung: Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan pidato singkat yang secara otomatis mematahkan rumor kematiannya.
- Aktivitas Pemerintahan: Tidak ada laporan kerusakan pada kantor perdana menteri di Yerusalem, dan roda pemerintahan berjalan normal.
Misteri Pesawat "Wing of Zion" di Berlin
Rumor semakin liar setelah foto pesawat resmi pemerintah Israel, Wing of Zion, terlihat parkir di Bandara Berlin, Jerman. Sebuah video di TikTok mengeklaim Netanyahu melarikan diri ke luar negeri.
Faktanya: Pemerintah Jerman dan otoritas bandara mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut memang mendarat pada 28 Februari 2026, namun Netanyahu tidak ada di dalamnya. Penerbangan tersebut hanya berisi awak pesawat untuk prosedur keamanan teknis, sementara Netanyahu tetap berada di Tel Aviv untuk rapat bersama Mossad dan IDF.
Klaim Militer Iran: Targetkan Fasilitas Siber dan Radar
Di sisi lain, militer Iran melalui televisi pemerintah mengeklaim telah berhasil menghantam sejumlah titik vital di Israel, antara lain:
- Markas unit siber Unit 8200.
- Badan intelijen militer Aman.
- Sistem radar Green Pine dan pangkalan angkatan laut di Haifa.
Meski Iran mengeklaim rudal Khaibar mereka mengenai sasaran strategis, pihak Israel menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sebagian besar ancaman dan tidak ada pejabat tinggi yang menjadi korban.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional Sepanjang 291 Km untuk Dukung Mudik Lebaran 2026
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: