Intip Kecanggihan Pencitraan Jarak Jauh Satelit China setelah Capai Orbit

Intip Kecanggihan Pencitraan Jarak Jauh Satelit China setelah Capai Orbit

satelit optik Dongpo-13 dan Dongpo-14, bagian dari enam satelit yang dikembangkan perusahaan China MinoSpace dan Huantian Space, mengirimkan gambar pencitraan jarak jauh kualitas high-definition (tinggi) dalam 1,5 jam setelah mencapai orbit pada Rabu (22/--

Radarpena.co.id, Tekno - Dua satelit optik Dongpo-13 dan Dongpo-14, bagian dari enam satelit yang dikembangkan perusahaan China MinoSpace dan Huantian Space, mengirimkan gambar pencitraan jarak jauh kualitas high-definition (tinggi) dalam 1,5 jam setelah mencapai orbit pada Rabu (22/7).

Pencapaian tersebut mencatatkan rekor kecepatan baru untuk satelit yang dikembangkan oleh perusahaan swasta China.

 

Pencapaian ini mengalahkan rekor sebelumnya, yakni kurang dari dua jam, yang dicapai pada Mei lalu. 

Catatan waktu yang lebih cepat ini menunjukkan peningkatan kemampuan respons dan kekuatan teknologi dalam kapabilitas penginderaan jauh komersial China, kata wakil manajer umum di perusahaan manufaktur satelit MinoSpace Chang Wujun

Meskipun teknologi tersebut mendukung berbagai aplikasi, mulai dari pertanian, kehutanan, hingga penanggulangan bencana dan perencanaan kota, kecepatan pengambilan citra tetap menjadi tolok ukur utama dari nilai layanan.

 

Sistem konvensional sering kali memerlukan waktu berhari-hari sejak penugasan hingga penerimaan citra. 

Dalam situasi darurat, seperti banjir atau tanah longsor, setiap jam yang bisa dipangkas dapat membuat perbedaan krusial dalam pengambilan keputusan.

Menurut Chang, MinoSpace kini memanfaatkan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI) pada satelit (onboard processing) untuk mengidentifikasi target, mendeteksi anomali, dan memprioritaskan transmisi data saat satelit masih berada di orbit.

Pemrosesan ini mengatasi hambatan umum berupa pengunduhan dan pemrosesan data mentah dalam jumlah masif di stasiun Bumi, sehingga memungkinkan penyediaan informasi hampir secara aktual untuk pemantauan bencana, upaya tanggap darurat, dan pengawasan dinamis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: