Jakarta Bersolek Sambut Imlek 2026, Festival Lampion Pramono Merambah Glodok hingga SCBD
Gubernur DKI Pramono Anung larang sekolah swasta gratis pungut biaya ke siswa.-Foto: Disway.id-
Radarpena.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mematangkan konsep perayaan Tahun Baru Imlek 2026 agar tampil lebih meriah dan inklusif. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana menghadirkan Festival Lampion di berbagai titik strategis Ibu Kota sebagai bagian dari perayaan budaya yang sarat makna kebersamaan.
Menurut Pramono, perayaan Imlek tahun ini tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam merawat toleransi serta keberagaman budaya di tengah masyarakat.
"Ada pemasangan lampion dan sebagainya," kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.
Festival lampion yang bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh itu akan digelar di sejumlah kawasan, mulai dari Glodok hingga pusat bisnis Sudirman Central Business District (SCBD). Pramono menyebut, gedung-gedung perkantoran di kawasan SCBD akan turut ambil bagian dengan menghias area mereka menggunakan lampion dan ornamen khas Imlek.
"Kan gedung ada pemasangan lampion dan sebagainya, terutama di SCBD," ucap mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) tersebut.
Tak berhenti di situ, kemeriahan Imlek 2026 juga akan diwarnai beragam pertunjukan hiburan yang tersebar di beberapa lokasi, seperti Lapangan Banteng serta sepanjang kawasan Sudirman–Thamrin. Salah satu atraksi yang disiapkan adalah penampilan barongsai.
"Ada beberapa kegiatan Barongsai yang ada di Sudirman-Thamrin termasuk yang di Lapangan Banteng," ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, Pramono mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Dari hasil pembahasan bersama, pemerintah pusat menyatakan dukungan terhadap rencana perayaan Imlek tersebut.
"Minggu lalu kami antara pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta sudah mengadakan rapat bersama untuk menyambut Imlek ini. Beberapa kegiatan sudah disepakati," katanya.
Pramono yang akrab disapa Mas Pram menambahkan, rangkaian perayaan Imlek direncanakan berlangsung hingga 17 Februari 2026. Setelah itu, suasana kota akan segera disesuaikan untuk menyambut bulan Ramadan yang dimulai pada 18 Februari 2026.
"Suasananya total nanti akan kita ganti dengan menyambut puasa sampai dengan Idul Fitri," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: