Ketum Partai Buruh Said Iqbal: DPR Jangan Paranoid, Aksi Buruh adalah Demokrasi
Presiden Partai Buruh Said iqbal-Chandra Pratama-radarpena.co.id
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tidak merasa paranoid atau takut terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan buruh dan elemen masyarakat lainnya.
Menurut Said, unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi dan cara rakyat menyampaikan aspirasi.
“Aksi hari ini di seluruh Indonesia, baik buruh, mahasiswa, pelajar, hingga warga biasa, merupakan aksi damai. Jadi jangan paranoid,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/8).
BACA JUGA:Demo Buruh 28 Agustus di DPR: Polda Metro Amankan Ratusan Pelajar
Aksi Damai dan Demokrasi
Said menegaskan, Indonesia adalah negara demokrasi sehingga demonstrasi adalah hal yang wajar. Ia juga menghormati keputusan DPR yang memberikan kesempatan Work From Home (WFH) kepada ASN dan pegawainya demi keamanan.
Meski demikian, Said berharap DPR tidak hanya menjaga jarak, tetapi juga mau mendengarkan aspirasi buruh.
“Kalau nanti ada aksi serupa, DPR harus menyimak betul apa yang disampaikan buruh,” tegasnya.
BACA JUGA:Menkop Budi Arie: Presiden Prabowo Menegaskan akan Membesarkan Koperasi
Ribuan Buruh Gelar Aksi di DPR
Ribuan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan berbagai aliansi serikat pekerja menggelar aksi di depan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis siang.
Namun karena tidak ada anggota DPR yang hadir, massa kemudian memutuskan untuk membubarkan diri dan melanjutkan penguatan aksi di daerah masing-masing.
“Ini gerakan damai. Karena tidak ada anggota DPR di dalam, kami pulang ke daerah dan memperkuat aksi di sana,” ujar Said Iqbal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: