Demo Berlanjut? Buruh Buka Suara Lagi

Demo Berlanjut? Buruh Buka Suara Lagi

Apakah Demo akan Dilanjutkan Hari Ini? Berikut Penjelasan para Buruh--

Radarpena.co.id, Jakarta - Pernyataan tersebut disampaikan setelah kemarin, buruh yang tergabung dalam KSPI mengadakan demonstrasi di depan gedung DPR.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menegaskan bahwa aksi demo buruh tidak akan dilanjutkan hari ini.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah kemarin, buruh yang tergabung dalam KSPI mengadakan demonstrasi di depan gedung DPR.

"Tidak ada (lanjutan demo hari ini)," ungkap Said kepada media pada Jumat, 29 Agustus 2025.

 

Pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, puluhan ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia telah melaksanakan aksi demonstrasi. Aksi tersebut diprakarsai oleh Partai Buruh dan Koalisi Serikat Pekerja, termasuk KSPI.

Gerakan ini dikenal dengan nama HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) dan dilaksanakan dengan cara damai. Said Iqbal menekankan bahwa demo buruh tersebut merupakan momen penting untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan agar pemerintah lebih memperhatikan kepentingan para pekerja.

BACA JUGA:Berapa Lama Gas Air Mata Memengaruhi Tubuh Manusia? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Salah satu tuntutan utama buruh dalam aksi tersebut adalah penolakan terhadap upah murah. Mereka meminta agar upah minimum nasional dinaikkan sebesar 8,5 persen hingga 10,5 persen pada tahun 2026.

 

Permintaan ini didasarkan pada formula resmi yang ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi No. 168, yang mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.

"Data menunjukkan, inflasi dari Oktober 2024 hingga September 2025 diperkirakan mencapai 3,26 persen, sementara pertumbuhan ekonomi berkisar antara 5,1 persen hingga 5,2 persen. Oleh karena itu, kenaikan upah minimum yang wajar seharusnya berada di kisaran 8,5 persen hingga 10,5 persen," kata Said Iqbal.

Selain itu, pemerintah mengklaim bahwa angka pengangguran menurun dan tingkat kemiskinan berkurang. Jika demikian, seharusnya ada keberanian dari pemerintah untuk menaikkan upah, sehingga daya beli buruh dan masyarakat dapat meningkat, yang pada gilirannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

BACA JUGA:Demo Depan DPR Ricuh: Aparat Tembakan Gas Air Mata

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: