Lanjutan Demo Buruh Lumpuhkan Jalur Palmerah, Aksi Massa akibatkan KRL Terhambat

Lanjutan Demo Buruh Lumpuhkan Jalur Palmerah, Aksi Massa akibatkan KRL Terhambat

Aksi lanjutan demo buruh, massa kisruh--

Radarpena.co.id, Jakarta - Aksi demonstrasi buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (28/8), berimbas besar pada layanan transportasi dan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Jalur KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Palmerah terpaksa dihentikan total sejak pukul 15.17 WIB akibat massa yang meluber hingga ke area rel kereta.

 

Operasi KRL Dihentikan

PT KAI Commuter menyatakan perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Palmerah dan Kebayoran sebelum kembali ke arah Serpong maupun Rangkasbitung. Penutupan ini bersifat situasional untuk mencegah potensi gangguan keselamatan.

“Perjalanan KRL yang melintas Tanah Abang–Palmerah kami hentikan karena kondisi jalur tidak memungkinkan. Fokus utama adalah keselamatan penumpang,” ujar manajemen KAI Commuter dalam keterangan resmi.

BACA JUGA:Aksi Demo DPR 28 Agustus Memanas, Mahasiswa Mulai Bakar Ban

Rekayasa Layanan dan Alternatif Stasiun

Sebagai pengganti, pengguna tujuan Serpong dan Rangkasbitung diarahkan naik atau turun di Stasiun Kebayoran, sementara penumpang menuju Cikarang, Bogor, atau Tangerang dapat memanfaatkan Stasiun Karet. Petugas juga melakukan rekayasa jadwal perjalanan KRL demi mengurai kepadatan di jam sibuk sore hingga malam hari.

 

Pengamanan Diperketat

Sedikitnya 154 personel gabungan dari KAI Commuter, TNI, dan Polri diterjunkan untuk menjaga keamanan di empat stasiun kunci: Tanah Abang (50), Palmerah (53), Kebayoran (24), dan Karet (27).

BACA JUGA:Demo Kamis 28 Agustus 2025, Bambu Runcing Terhunus

Meski begitu, situasi di lapangan masih semrawut. Massa demonstran bahkan memenuhi rel kereta di kawasan Pejompongan, sehingga perjalanan benar-benar lumpuh. Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: