Razia PMKS di Pulogadung Usai Aksi Pak Ogah Sabotase Lampu Merah,4 Diamankan
Ilustrasi pak ogah --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Dinas Sosial menggelar razia besar-besaran terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, pada Rabu (23/7/2025).
Langkah ini dilakukan menyusul keresahan warga atas maraknya aksi pak ogah, pengamen, dan manusia silver yang kerap meresahkan pengendara.
Sebanyak empat PMKS berhasil diamankan dalam operasi tersebut. Mereka diamankan karena dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama di kawasan rawan seperti lampu merah Jalan Perintis Kemerdekaan, perbatasan Pulogadung dan Kelapa Gading.
Razia Serentak Pasca Insiden Lampu Merah Cawang
Razia ini merupakan bagian dari aksi serentak yang digelar Pemerintah Kota Jakarta Timur menyusul insiden lampu lalu lintas padam di kawasan Cawang yang viral beberapa hari lalu.
Video menunjukkan adanya pak ogah yang mengambil alih pengaturan lalu lintas sambil meminta uang, menimbulkan kecurigaan adanya sabotase sistem kelistrikan.
BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung 16 Besar China Open 2025 Hari Ini 24 Juli 2025: 5 Wakil Indonesia Siap Tempur
BACA JUGA:Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Bocah 9 Tahun di Lampung Ditangkap Usai Sebulan Buron
“Kami kesulitan saat razia karena para PMKS saling terkoneksi dan kabur saat dihampiri,” ujar Kasatpol PP Kecamatan Pulogadung, Andik Sukaryanto.
Pengamanan dan Pembinaan PMKS
Andik menjelaskan bahwa para PMKS yang diamankan telah didata dan diserahkan ke Suku Dinas Sosial Jakarta Timur untuk dibina lebih lanjut.
Ia menegaskan bahwa razia akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami rutin lakukan apel cipta kondisi bersama tiga pilar. Patroli malam juga terus digelar,” jelasnya.
Jenis PMKS yang mendominasi di Pulogadung antara lain pengamen jalanan, manusia silver, dan pak ogah yang sering muncul di persimpangan jalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: