Terungkap Kronologi Antok Mutilasi Jasad Uswatun Khasanah, Check In di Hotel Lalu Dieksekusi
Antok saat membawa koper merah berisi jenazah Uswatun Khasanah--ist
Diungkapkan Farhan, antok tiba di rumahnya pada Senin (20/1) pukul 00.30 WIB. Dan mengambil koper merah, tali pramuka, kantong kresek hitam dan putih 10 buah.
"Dalam perjalanan menuju hotel, tersangka singgah di minimarket di daerah Kediri untuk membeli pisau yang digunakan untuk memutilasi korban," katanya.
Menurut Farhan, tersangka sampai di hotel sekitar pukul 01.30 WIB dan meminta MAM untuk kembali menjemputnya pada pukul 05.00 WIB.
Di dalam kamar hotel, selanjutnya tersangka mencoba memasukkan jenazah korban ke dalam koper, namun tidak muat.
Oleh karena itu tersangka memotong bagian tubuh korban menjadi beberapa bagian.
"Setelah itu yang bersangkutan merencanakan membuang dari beberapa potongan baik kepala maupun kaki," ujarnya.
Farhan melanjutkan tersangka bersama MAM pergi menggunakan mobil milik korban, membawa koper dan kantong plastik berisi tubuh korban sekitar pukul 05.00 WIB.

Antok pelaku pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah --beritasatu
Tubuh korban ditempatkan di rumah kosong milik nenek tersangka di Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.
Selanjutnya tersangka berangkat ke Surabaya untuk menjual mobil Suzuki Ertiga milik korban kepada seseorang di Kabupaten Sidoarjo. Mobil tersebut laku sebesar Rp57 juta.
Tersangka dan MAM tersangka bersama MAM kembali ke Tulungagung menggunakan bus dan ojek sekitar pukul 18.00 WIB.
BACA JUGA: Balita 4 Tahun di Koja Ditemukan Tewas dalam Ember Isi Air, Kepala Didasar Ember
Farhan menyebut tersangka mengemas koper berisi tubuh korban dengan isolasi, lakban dan plastic wrap pada Selasa (21/1) pukul 08.00 WIB.
Kemudian pukul 18.30 WIB tersangka mulai mengangkut koper dan plastik yang berisi potongan tubuh korban untuk dibuang menggunakan mobil yang disewa olehnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: