Video Penampakan Pria Arogan Todongkan Senjata Api ke Petugas SPBU Gegara Tak Boleh Isi Pertalite
Tangkapan layar pria keluarkan pistol di SPBU Cibubur--instagram
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Video seorang pria arogan menodongkan senjata api ke petugas SPBU viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 23 Januari 2025. Seorang pria pengendara mobil menodongkan pistol ke arah petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di rest area Cibubur, Tol Jagorawi, Jakarta Timur.
Insiden tersebut terekam dalam video yang diunggah di Instagram @kabarcibubur24jam, yang menunjukkan aksi pria tersebut menarik petugas SPBU dan peristiwa itu juga terekam oleh kamera pengawas (CCTV).
Dalam upaya untuk meredakan situasi, seorang petugas keamanan (sekuriti) mencoba melerai keduanya. Setelah kejadian tersebut, pria tersebut kembali masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan.
Diduga, penodongan pistol itu terjadi akibat kekesalan pria tersebut karena tidak dapat mengisi bahan bakar jenis Pertalite, lantaran tidak memiliki kode batang (barcode) yang diperlukan.
BACA JUGA:
- Fakta-Fakta Sosok Bu Siti Mulyati, Guru SMP Grobogan yang Viral Usai Cabuli Siswanya
- Ngeri! TransJakarta Nyaris Tertabrak Kereta di Grogol, KAI Keluarkan Imbauan
Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly, mengonfirmasi bahwa pelaku telah ditangkap oleh petugas Polda Metro Jaya.
View this post on Instagram
"Pelaku sudah tertangkap dan ditangani oleh jajaran Polda," ujarnya.
Kapolsek Cipayung, Kompol Dwi Susanto, menyatakan bahwa kejadian itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Pihaknya langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) namun hingga saat itu belum ada laporan resmi yang dibuat.
"Kami terus menyikapi kasus ini dan InsyaAllah akan segera mengungkapnya," kata Dwi.
Sementara itu, salah seorang operator SPBU, Didik Yusuf, menjelaskan bahwa awalnya pria tersebut meminta untuk mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Namun, karena pria tersebut tidak memiliki kode batang, petugas menyarankan agar dia mengisi Pertamax.
"Menurut aturan Pertamina, BBM subsidi Pertalite harus berbarcode. Kami sudah mencoba membantu dengan memasukkan pelat nomor kendaraan, tetapi tiba-tiba dia langsung menarik senjata," ungkap Didik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: