Harga BBM Pertamina 19 April 2026: Pertamina Dex Tembus Rp24.450 per Liter
Harga BBM Pertamina 19 April 2026: Pertamina Dex Tembus Rp24.450 per Liter--pertamina
radarpena.co.id - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi secara drastis. Memanasnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah memicu rentetan lonjakan harga yang signifikan ini. Saat ini, Pertamina mematok harga BBM termahal hingga menembus angka Rp24.450 per liter.
Pertamina mulai menerapkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini pada Sabtu, 18 April 2026. Tiga jenis BBM yang mengalami lonjakan harga nyaris dua kali lipat meliputi Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex atau Pertadex (CN 53).
Manajemen Pertamina mengumumkan perubahan harga BBM untuk seluruh provinsi ini melalui situs resmi perusahaan pada Sabtu dini hari. Perusahaan pelat merah tersebut mengambil langkah penyesuaian harga dengan mengacu pada tren harga rata-rata minyak mentah dunia atau Indonesian Crude Price (ICP). Selain itu, Pertamina juga memperhitungkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Kebijakan Pertamina mengerek harga BBM nonsubsidi ini juga merujuk pada regulasi pemerintah. Aturan tersebut mematuhi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merevisi aturan sebelumnya mengenai formula perhitungan harga dasar BBM.
BACA JUGA:Sekolah Rakyat Targetkan 100 Ribu Siswa di 2027: Solusi Pendidikan Anak Putus Sekolah
BACA JUGA:Petugas Haji Gelombang Pertama Berangkat ke Madinah, Fokus Kawal Jemaah di Puncak Armuzna
Berdasarkan pembaruan data per 18 April 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga yang cukup tajam di berbagai wilayah operasional, termasuk Sulawesi, Sumatera, dan Jawa. Sebagai contoh, Pertamina kini menjual Pertamax Turbo seharga Rp19.850 per liter. Harga ini melesat naik Rp6.500 dari patokan harga sebelumnya yang hanya bertengger di level Rp13.350 per liter.
Selanjutnya, Pertamina mengerek harga Dexlite dari Rp14.500 menjadi Rp24.150 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex mencatatkan rekor lonjakan harga tertinggi dengan kenaikan sebesar Rp9.650, sehingga harganya kini mencapai Rp24.450 per liter. Angka ini otomatis menobatkan Pertamina Dex sebagai produk BBM termahal di seluruh jaringan SPBU Pertamina saat ini.
Meskipun harga BBM nonsubsidi terbang tinggi, Pertamina memutuskan untuk menahan harga BBM bersubsidi dan beberapa jenis BBM umum lainnya. Pertamina tetap menjual Pertamax (RON 92) seharga Rp12.600 per liter untuk sebagian besar wilayah luar Jawa. Selain itu, Pertamina juga mempertahankan harga Pertalite pada level Rp10.000 per liter dan Biosolar pada harga Rp6.800 per liter.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Purbaya menjamin pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026. Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memang terus mengerek harga minyak dunia, tetapi situasi tersebut tidak akan mengubah kebijakan subsidi pemerintah.
"Namun, kami tidak dapat memprediksi maupun memberikan jaminan terkait dinamika harga BBM nonsubsidi. Komoditas ini memang tidak mendapatkan keringanan harga dari pemerintah," tegas Purbaya saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta pada awal April lalu.
Masyarakat dapat mengecek langsung rincian perubahan harga BBM ini melalui aplikasi MyPertamina. Sebagai panduan, berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina terbaru yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia per Minggu, 19 April 2026:
BACA JUGA:Pesan Prabowo pada Seluruh Ketua DPRD: Tetap Bersatu, Meski Berbeda Parpol
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: