Jerome Polin Ngaku Ditawari Jadi Buzzer, Fee Rp150 Juta per Postingan
Jerome Polin ditawari jadi buzzer -Jerome Polin-TikTok
“1 post dipakai buat naikin gaji guru per orang Rp10 juta, sudah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan,” ujarnya.
Jerome pun menyerukan transparansi dalam penggunaan uang pajak rakyat.
Ia menegaskan bahwa publik berhak tahu ke mana dana tersebut dialirkan.
Seruan untuk Influencer dan KOL
Dalam unggahannya, Jerome juga mengajak sesama influencer dan Key Opinion Leader (KOL) untuk menolak tawaran serupa.
“Dear agency dan KOL, aku mohon untuk kali ini jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah, kita berjuang bersama ya? Tolong,” ungkapnya.
Latar Belakang Situasi
Tawaran buzzer ini muncul di tengah situasi sosial yang memanas.
Sejak Senin (25/8), aksi demonstrasi menolak kebijakan DPR berlangsung di sejumlah daerah.
Kericuhan pada Kamis (29/8) bahkan memakan korban jiwa, termasuk seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan.
Dalam konteks ini, dugaan penggunaan dana besar untuk membayar buzzer demi meredam kritik publik semakin memicu kontroversi.
Kasus Jerome Polin ini membuka mata publik tentang praktik buzzer berbayar dengan angka fantastis.
Sikap tegas Jerome yang menolak tawaran tersebut membuatnya dipuji sebagai sosok berintegritas, sekaligus menjadi pengingat pentingnya transparansi penggunaan uang rakyat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: