Mahfud MD Soroti Fenomena Hukum Bisa Dibeli, Netizen Balik Sindir
Mahfud: Kritik adalah Bentuk Kepedulian Menanggapi perdebatan yang muncul, Mahfud menjelaskan bahwa meme tersebut adalah bentuk kritik terhadap sistem, bukan untuk melecehkan hukum. Ia mengaku masih peduli terhadap kondisi penegakan hukum dan ingin mengin--
“Ironis, orang dalam sistem bilang sistem rusak, tapi tidak mengubahnya.”
“Hukum memang dibeli, dan Anda salah satu saksinya.”
Bahkan mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan ikut menyayangkan penggunaan emoji tertawa di tengah isu yang dianggap serius oleh masyarakat.
Simbol Ketidakpuasan Publik
Unggahan Mahfud ini memperlihatkan betapa tingginya ekspektasi publik terhadap tokoh-tokoh yang dianggap memiliki kapasitas intelektual dan moral. Meski tak lagi menjabat, publik masih menuntut Mahfud menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap reformasi hukum, bukan sekadar komentar satir.
Pengamat politik menyebut reaksi keras netizen sebagai bentuk kekecewaan kolektif terhadap stagnasi penegakan hukum. Mahfud dianggap simbol intelektual hukum yang gagal mewariskan terobosan besar selama berada dalam sistem.
Mahfud: Kritik adalah Bentuk Kepedulian
Menanggapi perdebatan yang muncul, Mahfud menjelaskan bahwa meme tersebut adalah bentuk kritik terhadap sistem, bukan untuk melecehkan hukum. Ia mengaku masih peduli terhadap kondisi penegakan hukum dan ingin mengingatkan bahwa tanpa moralitas, hukum hanyalah alat kekuasaan yang bisa diperjualbelikan.
Penutup
Fenomena ini menunjukkan betapa sensitifnya publik terhadap isu hukum, terutama ketika disampaikan oleh tokoh besar seperti Mahfud MD. Di satu sisi, kritik beliau dianggap relevan dan tajam. Namun di sisi lain, publik berharap lebih dari sekadar sindiran – yaitu aksi nyata, bahkan setelah tak lagi menjabat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: