Kafe Bertema Horor di Indonesia: Menyeramkan Tapi Bikin Penasaran!

Kafe Bertema Horor di Indonesia: Menyeramkan Tapi Bikin Penasaran!

Kafe dengan tema horor bisa menjadi ide makan yang estetik--

Radarpena.disway.id, Jakarta - Indonesia tak hanya kaya akan kuliner, tetapi juga kreativitas dalam mengemas pengalaman makan. Salah satu tren unik yang menarik perhatian adalah kehadiran kafe bertema horor. Dengan suasana menyeramkan, dekorasi ala rumah hantu, dan menu dengan nama-nama yang bikin bulu kuduk merinding, kafe-kafe ini sukses memadukan rasa takut dengan kenikmatan kuliner.

 

Pengalaman Kuliner yang Tak Biasa

Berbeda dengan kafe pada umumnya yang menawarkan suasana cozy dan romantis, kafe bertema horor justru menantang adrenalin para pengunjungnya. Pencahayaan remang, musik latar yang menegangkan, hingga kehadiran "hantu" yang berkeliaran di dalam ruangan jadi sajian utama yang tak bisa ditemukan di tempat lain.

Sebut saja Café Jelangkung di Bandung. Kafe ini mengusung tema mistis lokal dengan ornamen boneka jelangkung, tengkorak, dan hiasan ala pemanggilan arwah. Tak hanya dekorasi, menu mereka juga tak kalah seram. Salah satu yang paling populer adalah minuman bernama "Darah Perawan", yang sejatinya merupakan jus buah naga dengan saus stroberi.

BACA JUGA:5 Pilihan Tempat Makan 24 Jam di Bogor, Dari Street Food sampai Kafe Hits!

Ragam Cafe Horor di Berbagai Kota

1. Café Jelangkung – Bandung

Terinspirasi dari ritual tradisional pemanggilan roh, tempat ini menawarkan suasana mistik yang kental. Kadang-kadang, pengunjung dikejutkan dengan kemunculan “arwah” yang berkeliaran di sela meja makan.

2. The House of Raminten – Yogyakarta

Meski tak sepenuhnya horor, kafe ini memadukan unsur budaya Jawa dan atmosfer mistis. Ornamen sesajen, dupa, dan patung-patung tradisional menambah nuansa magis yang khas.

BACA JUGA:5 Cafe Estetik dengan Menu Lezat di Bandung yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi

3. Coffin Cafe – Malang

Kafe dengan konsep makan di dalam peti mati ini menjadi salah satu yang paling ekstrem. Pengunjung benar-benar duduk di ruang sempit berbentuk peti dengan penerangan minim. Rasanya seperti bersantap dari dunia lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait