Daftar 5 Ordo Terbesar di Gereja Katolik, Umat dan awam jarang yang tahu
5 Ordo Terbesar dalam Gereja Katolik --
Radarpena.co.id, Jakarta - Mendiang Paus Fransiskus adalah Paus pertama yang berasal dari Amerika Selatan sekaligus dari Ordo Jesuit.
Ordo Jesuit atau Serikat Yesus adalah salah satu ordo paling besar di seluruh dunia.
Selain Jesuit, ada pula Ordo lain yang juga memiliki anggota atau umat yang besar.
BACA JUGA:Perdana, Conclave 2025 Akan Diikuti 133 Kardinal Elektor
Ordo yang paling besar dalam Gereja Katolik adalah Ordo Saudara Dina (Ordo Fratrum Minorum, OFM) yang merupakan bagian dari keluarga Fransiskan. Ordo ini didirikan oleh Santo Fransiskus dari Assisi pada abad ke-13.
Namun, dalam arti luas, kelompok Yesuit (Serikat Jesus, SJ) juga sering dianggap sangat besar dan berpengaruh, terutama dalam bidang pendidikan, misi, dan intelektual. Meskipun jumlah anggotanya saat ini lebih kecil dibandingkan masa lalu, Serikat Jesus tetap merupakan ordo religius pria terbesar dalam hal jumlah anggota imam di dunia Katolik saat ini.
Jadi, tergantung konteksnya:
- Jumlah keseluruhan anggota (imam, bruder, dll): OFM (Fransiskan).
- Jumlah imam aktif dan pengaruh global: SJ (Yesuit).
BACA JUGA:Waspada! 3 Benda Ini Bisa Hilangkan Berkah dan Datangkan Dosa di Rumahmu
Berikut adalah 5 ordo religius terbesar dalam Gereja Katolik, berdasarkan jumlah anggota pria (imam, bruder, frater) di seluruh dunia:
1. Serikat Jesus (Societas Iesu – SJ)
- Dikenal sebagai: Yesuit
- Dikenal karena: Pendidikan, misi, filsafat, teologi
- Didirikan oleh: Santo Ignatius Loyola (1540)
- Jumlah anggota: Sekitar 14.000+
- Kehadiran global: Sangat luas, termasuk universitas ternama (misalnya Universitas Georgetown, Loyola)
2. Ordo Fratrum Minorum (OFM)
- Dikenal sebagai: Fransiskan
- Dikenal karena: Hidup sederhana, pelayanan kaum miskin
- Didirikan oleh: Santo Fransiskus dari Assisi (1209)
- Jumlah anggota: Sekitar 12.000+
- Catatan: Termasuk cabang seperti OFM Conventual dan OFM Capuchin
BACA JUGA:Jadwal Konklaf Pemilihan Paus Baru diputuskan, Tidak ada Persaingan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: