Kisah Paus Urbanus VII, Pemimpin Tertinggi Umat Katolik dengan Masa Jabatan Terpendek, Hanya 13 Hari!
27 September 1590. Hari ketika Paus Urbanus VII meninggal setelah 13 hari memerintah.--Le Point
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam rentetan panjang sejarah kepausan Katolik Roma, terukir nama-nama pemimpin yang membawa perubahan besar, menghadapi tantangan zaman, dan meninggalkan warisan abadi.
Namun, di antara deretan nama tersebut, terselip kisah seorang paus yang masa kepemimpinannya begitu singkat hingga terasa seperti sebuah kedipan mata dalam catatan sejarah, yakni paus Urbanus VII.
Bagaimana kisahnya? Yuk simak selengkapnya, dalam artikel ini hingga selesai.
BACA JUGA:Fakta Menarik Peti Kayu Istimewa Paus Fransiskus di Tengah Tradisi Kemewahan Vatikan
BACA JUGA:Misteri Cincin Paus yang Tak banyak Diketahui, Mengapa Keberadaannya Dihancurkan?
Terpilihnya Paus Urbanus VII
Terpilih pada tanggal 15 September 1590, Kardinal Giovanni Battista Castagna naik takhta suci sebagai Paus Urbanus VII.
Harapan akan kepemimpinan yang bijaksana dan membawa kedamaian bagi Gereja Katolik dan dunia saat itu tentu membumbung tinggi, namun takdir berkata lain.
Hanya berselang 13 hari kemudian, tepatnya pada tanggal 27 September 1590, Paus Urbanus VII menghembuskan napas terakhirnya.
Ada beberapa sumber menyebutkan bahwa Paus Urbanus VII, meninggal dunia sebelum dirinya dilantik secara resmi menjadi Paus.
Latar Belakang dan Pemilihan Singkat
Giovanni Battista Castagna bukanlah sosok sembarangan sebelum menduduki takhta Petrus.
Lahir di Roma pada tahun 1521, ia memiliki karir yang cemerlang di bidang hukum dan diplomasi gerejawi.
Ia pernah menjabat sebagai Uskup Agung Rossano, Nunsius Apostolik di Spanyol, dan Gubernur Bologna.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: