Mengenang Paus Fransiskus, Ketika Doa untuk Palestina Menjadi Pesan Terakhir Sebelum Wafat
Pesan terakhir Paus Fransiskus sebelum wafat, serukan kedamaian Israel dan Palestina-Instagram/ @franciscus-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dunia kehilangan seorang pemimpin spiritual yang selama lebih dari satu dekade menjadi suara nurani bagi perdamaian, keadilan, dan kasih tanpa syarat, Paus Fransiskus.
Pemimpin Gereja Katolik sedunia yang selama hidupnya dikenal sebagai sosok sederhana dan penuh kasih itu wafat dalam damai pada usia 88 tahun, pada Senin (21/4), pukul 07.35 waktu setempat.
Kabar kepergiannya disampaikan dengan penuh haru oleh Kardinal Kevin Farrell melalui siaran video dari televisi Vatikan.
Sosok yang dikenal karena kesederhanaan dan kerendahan hatinya ini berpulang hanya satu hari setelah menyampaikan pesan Paskah terakhirnya, pesan yang kini terasa seperti surat perpisahan bagi umat manusia.
BACA JUGA:Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Pertama dari Belahan Bumi Selatan
BACA JUGA:Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun, Dunia Katolik Berduka
Pesan Terakhir Paus Fransiskus di Hari Paskah, Kedamaian Israel dan Palestina
Hanya sehari sebelum kepergiannya, Paus Fransiskus menyampaikan pesan Paskah terakhirnya, sebuah seruan penuh harap dari seorang yang seolah mengetahui bahwa waktunya di dunia tak lama lagi.
Ia tidak lagi cukup kuat untuk memimpin Misa, namun semangatnya untuk menyampaikan harapan damai tetap menyala.
Melalui suara seorang ajudan, Paus menyampaikan pesan Paskah yang menggugah, menyerukan gencatan senjata di Gaza, pembebasan sandera, dan mengutuk kebangkitan antisemitisme di seluruh dunia.
“Saya menyampaikan kedekatan saya dengan penderitaan rakyat Israel dan Palestina. Hentikan peperangan, bebaskan sandera, dan bantu mereka yang kelaparan, demi masa depan yang damai.”
BACA JUGA:7 Tradisi Paskah Paling Unik dari Seluruh Dunia: Mulai dari Perang Air Hingga Layang-layang
BACA JUGA:Rekomendasi Film Keluarga Rayakan Paskah, Ciptakan Kehangatan Penuh Makna
Itu adalah pesan terakhirnya kepada dunia sebuah seruan perdamaian yang kini menjadi bagian dari warisan abadi seorang Paus yang hatinya selalu berpihak pada mereka yang menderita.
Konflik antara Israel dan Hamas telah menelan puluhan ribu korban jiwa dan melahirkan krisis kemanusiaan yang terus memburuk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: