Arogansi di Simpang Cibinong: Seorang Wanita Jadi Korban Pemukulan Saat Rekam Keributan

Arogansi di Simpang Cibinong: Seorang Wanita Jadi Korban Pemukulan Saat Rekam Keributan

Arogansi di Simpang Cibinong: Seorang Wanita Jadi Korban Pemukulan Saat Rekam Keributan--radarpena

radarpena.co.id - Aksi arogansi di jalan raya kembali memakan korban. Seorang wanita mengalami tindakan kekerasan oleh pria tidak dikenal di simpang lampu merah Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu 26 April 2026 . Insiden ini bermula dari perselisihan lalu lintas yang berujung pada pemukulan terhadap korban yang tengah merekam kejadian.

Peristiwa memilukan ini terjadi saat korban bersama suaminya tengah berkendara dari arah Jakarta menuju gerbang Tol Citeureup. Setelah melewati flyover Cibinong, mereka berniat membelokkan kendaraan ke arah kiri. Namun, di lokasi yang sama, sebuah mobil lain justru berupaya memutar arah meskipun terdapat rambu larangan yang jelas terpampang.

Situasi awalnya tampak terkendali karena kendaraan yang melanggar rambu tersebut sempat memberikan ruang jalan. Namun, keadaan mendadak berubah mencekam saat seorang pria tiba-tiba muncul dan menggebrak mobil korban dengan sangat agresif. Tindakan provokatif ini memicu suami korban untuk turun dari kendaraan guna mempertanyakan maksud dari perbuatan pria tersebut.

Bukannya mereda, situasi justru semakin memanas. Keduanya terlibat adu mulut hingga terjadi aksi dorong-dorongan di tengah jalan. Melihat suaminya dalam posisi terdesak, korban berinisiatif mengambil ponsel dan merekam aksi arogan pria tersebut sebagai bukti.

BACA JUGA:Viral! Emak-Emak SPPG Joget Sambil Masak di Lampung Barat

BACA JUGA:Ungkap Praktik Penganiayaan Balita di Daycare Yogyakarta, Polisi: Kaki dan Tangan Anak Diikat

Pria itu rupanya tidak terima dengan aksi perekaman tersebut. Ia pun mengalihkan kemarahannya kepada korban dan mencoba melakukan penyerangan secara fisik.

"Saat saya merekam kejadian, pria tersebut tidak terima dan mencoba menyerang. Saya sempat menghindar, namun dia kemudian memukul pipi kiri dan tangan saya," ujar korban saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu 29 April 2026.

Akibat pemukulan tersebut, korban menderita cedera pada bagian wajah dan tangan. Tidak tinggal diam, korban langsung menjalani visum di RSUD Bogor untuk memperkuat bukti kekerasan yang ia alami. Korban juga telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini ke Polres Bogor guna diproses lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini tengah menangani laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengidentifikasi pelaku. Kejadian ini menambah panjang daftar konflik di jalan raya yang melibatkan sikap arogan pengendara.

Pakar hukum lalu lintas berulang kali mengingatkan masyarakat agar tidak main hakim sendiri di jalanan. Jika terjadi perselisihan, masyarakat sebaiknya mengedepankan kepala dingin atau segera melaporkan kejadian kepada petugas kepolisian terdekat daripada terlibat dalam konfrontasi fisik yang merugikan.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Radarpena (@radarpena.co.id)

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: