10 Makanan Indonesia Hasil Akulturasi Budaya Asing, Rasanya Bikin Susah Move On!
Ilustrasi perkedel, salah satu makanan Indonesia hasil akulturasi budaya asing.--
Uniknya, setiap rasa diberi tanda warna di bagian atas roti. Inovasi inilah yang membuat bakpao tetap populer dari warung kaki lima hingga kafe modern.
4. Sate
Sate terkenal sebagai kuliner khas Indonesia, namun teknik memanggang daging tusuk ini datang dari pedagang India dan Timur Tengah.
Mereka memperkenalkan kebab, yang kemudian dimodifikasi masyarakat lokal dengan tusuk bambu dan bumbu kacang khas Nusantara. Kini, sate hadir dalam beragam jenis, seperti sate ayam, kambing, hingga lilit khas Bali.
5. Semur
Nama semur berasal dari kata Belanda "smoor" yang berarti masakan daging rebus. Di tangan masyarakat Betawi, semur diperkaya rempah Nusantara seperti pala, cengkeh, dan kayu manis.
BACA JUGA:
- 4 Kuliner Jawa Paling Ekstrem yang Bikin Penasaran, Berani Coba?
- Aneka Camilan Singkong dari Berbagai Daerah Indonesia yang Wajib Kamu Coba
Kuah kecap manisnya menyatu sempurna dengan daging sapi, tahu, atau kentang, menghasilkan hidangan beraroma sedap yang selalu menggugah selera.
6. Perkedel
Frikadel, hidangan Belanda berbahan daging cincang, menjadi inspirasi lahirnya perkedel. Namun, masyarakat Indonesia lebih memilih kentang yang dihaluskan sebagai bahan utama, ditambah bawang goreng dan rempah lokal.
Kini perkedel hadir dalam banyak varian seperti jagung dan tempe, menjadikannya lauk fleksibel untuk segala suasana.
7. Soto Betawi
Kuah gurih soto Betawi merupakan bukti percampuran budaya Indonesia, Tiongkok, dan India. Penggunaan jeroan mirip hidangan Tiongkok, sementara sentuhan ghee khas India memberikan aroma khas.
Masyarakat Betawi kemudian memodifikasi resep dengan minyak samin dan rempah Nusantara, menghadirkan cita rasa creamy yang menggoda.
8. Nasi Goreng
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: