10 Negara yang Paling Jarang Dikunjungi Turis, padahal Punya Pesona Alam Menakjubkan
Ilustrasi Tuvalu, salah satu negara yang paling jarang dikunjungi turis--Foto: spc.int
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Tidak semua destinasi wisata dunia ramai seperti Paris, Bali, atau Tokyo. Ada banyak negara dengan pesona alam luar biasa, namun tetap sepi wisatawan.
Alasannya beragam, mulai dari lokasi yang terpencil, akses transportasi yang sulit, hingga minimnya promosi pariwisata. Padahal, negara-negara ini menyimpan keindahan yang tak kalah memukau, mulai dari pantai tropis, hutan hujan, hingga ekosistem laut yang kaya.
Jika kamu mencari liburan yang benar-benar tenang dan jauh dari keramaian, daftar negara yang paling jarang dikunjungi turis ini bisa jadi inspirasi perjalanan berikutnya.
Mengutip StarInsider, inilah 10 negara dengan kunjungan wisatawan paling sedikit di dunia.
1. Tuvalu
Menjadi negara paling jarang dikunjungi di dunia, Tuvalu hanya didatangi sekitar 3.700 wisatawan per tahun. Terletak di Samudra Pasifik, negara mungil ini terdiri dari tiga pulau karang dan enam atol dengan luas daratan hanya 26 km². Akses ke Tuvalu umumnya melalui Fiji, lalu penerbangan lanjutan dari Sydney, Melbourne, atau Brisbane.
BACA JUGA:
- 7 Negara Paling Aman di Asia untuk Solo Traveling, Bikin Liburan Tenang dan Berkesan
- 10 Negara Maju Ini Terapkan Jam Masuk Sekolah di Atas Pukul 8 Pagi, Indonesia Kapan Menyusul?
Kepulauan yang berada di Pasifik tengah ini hanya menerima sekitar 6.000 wisatawan per tahun. Padahal, wilayahnya memiliki lebih dari 160 spesies karang dan pemandangan laut yang memikat. Penerbangan menuju Majuro atau Pulau Kwajalein tersedia dari Guam, Honolulu, atau melalui Fiji dan Nauru.
3. Niue
Pulau karang berbentuk oval di Pasifik Selatan ini hanya dikunjungi sekitar 10.000 wisatawan tiap tahun. Satu-satunya akses adalah penerbangan dari Auckland, Selandia Baru, yang hanya beroperasi seminggu sekali. Gaya hidup warganya yang santai dan suasana alam yang damai menjadi daya tarik tersendiri.
4. Kiribati
Negara unik yang terbentang di keempat belahan bumi ini menawarkan pemandangan laut biru dan aktivitas seperti memancing, menyelam, hingga berselancar.
Namun, hanya sekitar 12.000 wisatawan yang datang setiap tahun karena akses yang panjang, biasanya melalui Fiji atau Nauru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: