10 Negara dengan Jumlah Turis Lebih Banyak daripada Penduduk Lokal, Andorra Jadi yang Teratas!

10 Negara dengan Jumlah Turis Lebih Banyak daripada Penduduk Lokal, Andorra Jadi yang Teratas!

Andorra, negara dengan jumlah turis lebih banyak daripada penduduk lokal--shutterstock

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pariwisata memang menjadi sektor yang sangat penting bagi banyak negara, terutama yang memiliki pemandangan alam memesona dan daya tarik budaya yang kuat. Namun, bagaimana jadinya jika suatu negara dengan jumlah turis lebih banyak daripada penduduk lokal?

Berdasarkan data UN Tourism yang dirangkum oleh Visual Capitalist, terdapat negara-negara kecil dan destinasi eksotis yang setiap tahunnya didatangi jutaan wisatawan. 

Perbandingannya bahkan bisa mencapai puluhan kali lipat dari penduduk lokal. Fenomena ini dikenal sebagai overtourism, di mana arus turis begitu besar hingga memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi lokal.

Berikut ini daftar negara dengan jumlah turis lebih banyak daripada penduduk lokal:

1. Andorra

Negara kecil di antara Spanyol dan Prancis ini menjadi juara pertama. Dengan populasi sekitar 80 ribu jiwa, Andorra menerima 4,17 juta turis per tahun, atau sekitar 52 turis untuk setiap penduduknya. Daya tarik utamanya adalah pegunungan bersalju dan resor ski yang terkenal di Eropa.

BACA JUGA:

2. Makau

Wilayah kecil di Tiongkok ini menarik 16,4 juta wisatawan per tahun, sementara populasinya hanya 680 ribu jiwa. Rasio 24 turis per penduduk membuat Makau dijuluki "Las Vegas-nya Asia" karena kasino dan hiburannya yang megah.

3. Turks & Caicos

Kepulauan indah di Karibia ini menjadi destinasi favorit kapal pesiar. Dengan 40 ribu penduduk, mereka menerima 730 ribu turis per tahun. Rasio 18,25 turis per warga menunjukkan betapa besarnya ketergantungan ekonomi mereka pada pariwisata.

4. Aruba

Pulau tropis di Laut Karibia ini menyambut 1,42 juta wisatawan setiap tahun, sementara penduduknya hanya 110 ribu orang. Artinya, setiap warga "menampung" hampir 13 turis setiap tahunnya.

5. Kepulauan Virgin Britania Raya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait