10 Negara dengan Jumlah Perempuan Lebih Banyak daripada Pria, Nomor 1 Bikin Kaget!
Negara dengan jumlah perempuan lebih banyak daripada pria--freepik.com
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Secara global, jumlah pria dan wanita sebenarnya hampir seimbang. Namun, di beberapa negara, keseimbangan ini justru timpang karena wanita mendominasi jumlah penduduk.
Fenomena ini bukan terjadi tanpa sebab. Faktor seperti harapan hidup wanita yang lebih panjang, migrasi besar-besaran kaum pria untuk bekerja ke luar negeri, hingga kondisi sosial dan ekonomi turut memengaruhi perbedaan ini.
Menurut World Population Review 2023, ketimpangan gender terlihat jelas di sejumlah negara dan wilayah tertentu. Di beberapa tempat, perbedaannya hanya tipis, namun di negara lain, jumlah wanita jauh melampaui pria.
Ketimpangan ini bahkan bisa menimbulkan tantangan sosial, seperti berkurangnya peluang menikah dan potensi perlambatan pertumbuhan penduduk.
Berikut adalah daftar negara dengan persentase penduduk perempuan lebih banyak daripada pria hingga tahun 2025.
BACA JUGA:
- Norwegia Jadi Negara Terbaik untuk Pensiun di 2025, Kualitas Hidupnya Bikin Betah!
- 5 Hal yang Dianggap Tidak Sopan tapi Justru Terpuji di Negara Lain, Jangan Salah Kaprah!
1. Djibouti
Melansir Times of India, Djibouti mencatat jumlah wanita mencapai hampir 55% dari total populasi sekitar 1,12 juta jiwa.
Hal ini disebabkan oleh tingginya angka migrasi pria yang bekerja ke luar negeri, terutama ke negara-negara Teluk. Akibatnya, ketimpangan gender di wilayah perkotaan semakin mencolok.
2. Hong Kong
Di Hong Kong, terdapat 86 pria untuk setiap 100 wanita. Dari total 7,5 juta penduduk, sekitar 4 juta adalah wanita. Fenomena ini disebabkan oleh tingginya jumlah pekerja rumah tangga wanita dan usia harapan hidup perempuan yang lebih panjang.
3. Lithuania
Negara Eropa Timur ini memiliki rasio serupa dengan Hong Kong, yakni 86 pria per 100 wanita. Dari 2,8 juta penduduk, sekitar 53,76% adalah wanita. Faktor utamanya adalah masalah kesehatan pria dan usia hidup yang lebih pendek.
4. Bahama
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: