Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha serta Tata Cara dan Keutamaannya

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha serta Tata Cara dan Keutamaannya

Niat puasa Tarwiyah dan Arafah jelang Idul Adha--

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam memiliki kesempatan emas untuk meraih pahala besar melalui puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. 

Puasa Tarwiyah dan Arafah ini dilaksanakan pada dua hari terakhir sebelum Idul Adha dan sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang berhaji.

Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah?

Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah, yang merupakan hari ketika jamaah haji mulai mempersiapkan diri untuk wukuf di Arafah. 

Istilah "Tarwiyah" berasal dari kata Arab yang berarti merenung atau mempertimbangkan, mencerminkan makna hari itu sebagai waktu untuk persiapan spiritual.

BACA JUGA:

Sementara itu, puasa Arafah dilakukan sehari setelahnya, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Hari ini merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji, yaitu wukuf di Padang Arafah. 

Meskipun tidak sedang berhaji, umat Muslim di seluruh dunia dianjurkan menjalankan puasa Arafah karena keutamaannya yang luar biasa.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Berikut adalah bacaan niat untuk masing-masing puasa sunnah tersebut:

Niat puasa Tarwiyah: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.

Niat puasa Arafah: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait