Changan Luncurkan Strategi Baterai Sodium-Ion Global, Siap Uji Ketangguhan Ekstrem di 2026

Changan Luncurkan Strategi Baterai Sodium-Ion Global, Siap Uji Ketangguhan Ekstrem di 2026

Changan--

Untuk mendukung validasi perangkat keras mekanis, Changan membangun Western Automotive Proving Ground dengan luas sekitar 2,33 kilometer persegi. Perusahaan menggelontorkan investasi lebih dari 3 miliar Yuan atau setara sekitar USD 431 juta untuk fasilitas ini. Area tersebut memiliki 14 jalan uji khusus dan lebih dari 70 jenis permukaan berbeda, dengan total jarak uji tahunan melampaui 20 juta kilometer—setara mengelilingi bumi sekitar 500 kali.

Di sisi perangkat lunak, Changan mengoperasikan Laboratorium Nasional Utama Tiongkok untuk Teknologi Keamanan Kendaraan Cerdas atau CHANGAN SDA Lab. Fasilitas ini menjalankan lebih dari 400.000 skenario simulasi virtual, dengan jarak tempuh simulasi harian mencapai lebih dari 3,3 juta kilometer.

BACA JUGA:Selama Ramadan, Satpol PP Antisipasi 43 Titik Rawan Tawuran di DKI

BACA JUGA:Awas Bahaya! Jangan Nekat Olahraga Saat Puasa Kalau Masuk 3 Grup Ini, Nyawa Taruhannya?

Kombinasi antara pengujian fisik dan simulasi digital tersebut membentuk sistem validasi terintegrasi. Dengan demikian, setiap kendaraan yang meluncur ke pasar telah melewati proses verifikasi komprehensif dalam berbagai skenario ekstrem.

Global Testing Season 2026: Uji Lintas Benua

Yakeshi menjadi titik awal dari rangkaian Global Testing Season 2026. Selanjutnya, Changan akan memperluas pengujian ke berbagai kawasan strategis dunia.

Di Asia Tenggara, perusahaan akan menguji ketahanan kendaraan terhadap kelembaban tinggi dan iklim tropis. Sementara itu, Pegunungan Alpen Eropa akan menjadi lokasi penyetelan sasis pada ketinggian ekstrem. Di kawasan Eurasia, Changan akan menggelar uji musim dingin tambahan dengan fokus pada kepercayaan diri berkendara di atas es dan salju menggunakan AVATR 12 sebagai model utama.

Selain itu, Changan juga merencanakan perjalanan lintas negara bagian di Meksiko, dari Cancun ke Merida, untuk menguji keandalan jarak jauh dalam kondisi iklim Amerika Latin.

Melalui siklus pengujian global yang terintegrasi ini, Changan ingin memastikan setiap inovasi—baik baterai sodium-ion maupun sistem SDA Intelligence—mampu bekerja optimal dalam penggunaan sehari-hari di berbagai belahan dunia.

Strategi ini sekaligus mempertegas posisi Changan dalam peta persaingan kendaraan listrik global. Dengan kombinasi inovasi baterai, sistem keselamatan berbasis AI, serta validasi ekstrem lintas benua, Changan berupaya membangun standar baru dalam industri otomotif masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: