BBM Pertamina Mengandung Etanol, Ini Dampaknya pada Mesin Kendaraan

BBM Pertamina Mengandung Etanol, Ini Dampaknya pada Mesin Kendaraan

Dampak etanol pada kendaraan--ist

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - base fuel impor Pertamina mengandung etanol 3,5 persen, sedikit lebih rendah dibanding Pertamax Green 95 milik Pertamina yang memiliki campuran etanol 5 persen.

Dampaknya Dua perusahaan swasta pengelola SPBU, BP dan Vivo, memutuskan membatalkan rencana pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina.

Munculnya kandungan etanol dalam BBM memang menimbulkan pro dan kontra, terutama bagi pengguna kendaraan bermotor bensin.

BACA JUGA:Kini Menteri ESDM Bahlil Wajibkan Campuran Etanol pada BBM, Ini Alasannya

Secara teknis, etanol memiliki nilai energi lebih rendah dibanding bensin murni, sehingga bisa mengurangi jarak tempuh kendaraan.

Mengutip Bell Performance, campuran E10 (10% etanol) dapat menurunkan nilai energi sekitar 3,5%–5% dibanding bensin biasa.

Selain itu, etanol cenderung menyerap air, yang bisa menyebabkan korosi, penyumbatan filter, hingga penurunan kualitas bahan bakar bila dibiarkan terlalu lama di tangki penyimpanan.

Etanol murni bahkan memiliki nilai BTU (British Thermal Unit) sekitar 35% lebih rendah dari bensin, membuat tenaga mesin bisa sedikit berkurang bila tidak disesuaikan.

BACA JUGA:Kandungan Etanol Tinggi di BBM, Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) justru melihat penggunaan etanol sebagai langkah strategis.

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pencampuran bensin dengan etanol 10 persen (E10) bertujuan untuk:

  • Mengurangi ketergantungan impor BBM,
  • Menekan emisi karbon, dan
  • Meningkatkan ketahanan energi nasional.

“Ini agar kita tidak impor banyak dan sekaligus membuat BBM lebih ramah lingkungan,” ujar Bahlil di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Bahlil menegaskan bahwa kebijakan mandatori E10 tersebut juga sudah mendapat persetujuan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

BACA JUGA:Update Harga BBN Bioetanol Per 7 Juli 2024 Naik Jadi Rp15.101 Per Liter

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait