Puluhan Kilo Ganja Disita di Bintara Jaya, Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Jaringan Antarprovinsi
Polisi amankan terduga pelaku penyebaran narkoba jenis ganja.-Istimewa/Ilustrasi-
Radarpena.co.id – Polres Metro Bekasi Kota mengungkap peredaran narkotika jenis ganja dalam jumlah besar di kawasan Bintara Jaya, Bekasi Barat. Dari penggerebekan tersebut, aparat menyita puluhan kilogram barang bukti yang disimpan di sebuah rumah kontrakan.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan bahwa petugas menemukan dua karung berisi ganja dengan berat diperkirakan mencapai 30 kilogram.
"Kita temukan ada dua karung, kira-kira mungkin sekitar 30 kiloan," ucap Kusumo di lokasi, Selasa, 3 Maret 2026.
Pengungkapan kasus ini bermula dari penemuan dua kilogram ganja siap edar di wilayah Sumber Arta. Dari hasil pengembangan, tim Satuan Reserse Narkoba kemudian menelusuri jaringan hingga ke rumah salah satu pelaku di Tambun dan kembali menemukan sekitar sembilan kilogram ganja tambahan.
"Awal mulanya kita ungkap 2 kilo di daerah Sumber Arta, kemudain dari hasil pengembangan itu, kita ini kan (kembangkan) lagi ke rumah salah satu pelaku di daerah Tambun, disitu ada kurang lebih 9 kilo juga," papar dia.
Berdasarkan penyelidikan sementara, para tersangka diduga memperoleh pasokan dari wilayah Sumatera untuk kemudian diedarkan ke sejumlah kota, di antaranya Surabaya, Jakarta, Bekasi, dan Depok. Modus pengiriman dilakukan melalui jasa ekspedisi, dengan cara menyamarkan aroma ganja menggunakan serbuk kopi.
"Pengirimnya ini dikasih serbuk kopi supaya tidak tercium aroma dan baunya," kata Kusumo.
Polisi juga mengungkap bahwa praktik peredaran ini telah berjalan sekitar tiga bulan. Barang terlarang tersebut disimpan di rumah kontrakan milik ibu salah satu tersangka yang telah ditempati selama kurang lebih enam bulan.
"Ya, ini rumah kontrakan ibunya. Rumah kontrakan kuranh lebih 6 bulanan ini ya, 6 bulanan ini," pungkasnya.
Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan pemasok dan distribusi narkotika lintas daerah yang terlibat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: