Viral! Putra Menkeu Purbaya Sindir Mahasiswa Demo Dibayar: Nanti Jadi Tersangka Korupsi

Viral! Putra Menkeu Purbaya Sindir Mahasiswa Demo Dibayar: Nanti Jadi Tersangka Korupsi

Tangkapan layar video viral Yudo Purbaya yang sindir mahasiswa demo--ist

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Unggahan putra Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya, Yudo Sadewa, memicu perdebatan publik setelah videonya viral di media sosial pada Selasa, 22 Oktober 2025.

Melalui akun Instagram pribadinya, Yudo menyinggung soal aksi demonstrasi mahasiswa yang menurutnya tak selalu murni untuk memperjuangkan isu publik.

Ia menyebut, tidak tertutup kemungkinan para mantan aktivis demo justru kelak terjerat kasus korupsi saat sudah menjadi pejabat atau pengusaha.

BACA JUGA:Pesta Gay Siwalan Party Surabaya yang Dihadiri 34 Pria Sudah Digelar 8 Kali di Hotel Ngagel

“Guys, nanti kalau kalian sudah lulus kuliah jangan kaget kalau teman kalian yang dulu ikut demo aktif, jadi tersangka kasus korupsi, guys. Karena zaman sekarang mahasiswa itu dibayar untuk demo,” ujar Yudo dalam videonya.

Ia juga menambahkan, sebagian aksi digelar bukan karena antikorupsi, melainkan karena “tidak kebagian jatah”.

Unggahan tersebut langsung banjir komentar. Banyak warganet menilai pernyataan Yudo terlalu menyamaratakan dan berpotensi memantik stigma negatif terhadap aktivis mahasiswa.

Salah satu komentar menegur gaya penyampaiannya:

BACA JUGA:Mimpi Buruk dalam Islam: Mengungkap Makna, Penyebab, dan Doa Perlindungannya

“Mas, pernyataan seperti ini lebih cocok dibicarakan di lingkaran pribadi, bukan di ruang publik. Bisa-bisa malah merugikan diri sendiri dan keluarga.”

Ada pula warganet yang menyentil:

“Ternyata lawan Pak Purbaya sebenarnya adalah komentar anaknya sendiri di medsos.”

Di sisi lain, beberapa pengguna media sosial mengakui praktik bayaran massa aksi memang ada, namun menegaskan tidak semua mahasiswa bergerak karena hal tersebut:

“Memang betul ada yang begitu, tapi jangan digeneralisasi. Masih banyak mahasiswa yang turun ke jalan karena idealisme.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: