Imigrasi Soekarno-Hatta Gagalkan 1.524 Calon Korban TPPO Sepanjang 2025
Ombudsman RI sidak kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Jumat, 10 Oktober 2025. -Candra Pratama-Disway Grup
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan keberangkatan sebanyak 1.524 calon korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM) sepanjang periode Januari hingga September 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan berlapis yang terus ditingkatkan oleh Imigrasi di bandara internasional tersibuk di Indonesia itu.
Pencegahan TPPO Dimulai dari Hulu: Desa Binaan Imigrasi
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, menjelaskan bahwa pendekatan pencegahan dilakukan dari akar permasalahan, yakni melalui program desa binaan imigrasi.
"Program ini menempatkan petugas imigrasi sebagai penggerak edukasi masyarakat agar memahami bahaya TPPO dan TPPM," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (10/10).
Melalui penugasan langsung ke desa-desa, petugas memberikan sosialisasi dan penyuluhan terkait potensi modus perdagangan orang, termasuk iming-iming pekerjaan di luar negeri yang seringkali berujung eksploitasi.
BACA JUGA:Kebakaran di Tambora Jakbar, 1 ODGJ Tewas
BACA JUGA:Jejak Asmara Kenny Austin, Ini Deretan Wanita yang Pernah Dekat Sebelum Menikahi Amanda Manopo
Pengawasan Ketat di Proses Pembuatan Paspor
Tahap pencegahan berikutnya dilakukan saat proses permohonan paspor di kantor imigrasi. Pada sesi wawancara, petugas menggali lebih dalam motif dan tujuan keberangkatan pemohon untuk mendeteksi potensi penyimpangan.
“Dari hasil evaluasi, kami menolak 167 permohonan paspor karena terindikasi TPPO atau pelanggaran prosedural. Ini menunjukkan bahwa wawancara sangat efektif sebagai langkah skrining awal,” jelas Galih.
Teknologi Profiling dan Body Cam Dukung Pengawasan di Bandara
Meski autogate telah diterapkan, profiling manual tetap menjadi andalan petugas dalam mendeteksi calon korban TPPO.
Gestur tubuh, pakaian, hingga ekspresi wajah menjadi bagian dari parameter yang diperhatikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: