Kemenkes Targetkan Skrining Kesehatan Gratis untuk 53 Juta Pelajar di Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin-Istimewa-
Skrining penglihatan dan pendengaran
Edukasi tentang gizi seimbang, imunisasi, serta bahaya rokok dan narkoba
Kemenkes juga menggandeng Puskesmas, rumah sakit, serta sekolah-sekolah melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Dinas Kesehatan daerah.
Target dan Capaian Pemeriksaan
Saat ini, capaian pemeriksaan mencapai 200 ribu siswa per hari. Dengan pelibatan sekolah sebagai pusat layanan skrining, angka tersebut diperkirakan akan melonjak drastis dalam waktu dekat.
Kemenkes akan berkoordinasi erat dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah-sekolah, serta dinas kesehatan di daerah untuk memastikan program ini berjalan lancar.
Tenaga kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit terdekat akan dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan skrining ini.
"Target kami adalah menjangkau seluruh pelajar, mulai dari tingkat dasar hingga menengah. Deteksi dini sangat penting agar masalah kesehatan bisa segera ditangani dan tidak berdampak pada proses belajar mengajar mereka," tambah Menkes Budi.
Saat ini, capaian pelaksanaan CKG sudah mencapai sekitar 200 ribu pemeriksaan per hari. Dengan pelibatan sekolah sebagai lokasi skrining, Budi optimistis jumlah pemeriksaan akan melonjak signifikan.
"Kalau bisa menjangkau setengah dari total anak sekolah, kita optimistis program ini bisa selesai dalam tiga bulan ke depan," ujar Budi.
Manfaat Deteksi Dini untuk Masa Depan Anak
Pemeriksaan menyeluruh ini diharapkan dapat menjadi dasar penting untuk:
Mengurangi angka penyakit tidak menular di usia muda
Mempercepat penanganan gangguan kesehatan sebelum mengganggu proses belajar
Meningkatkan kesadaran akan kesehatan diri sejak dini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: