Indonesia Krisis Dokter! Pemerintah Bakal Impor Tenaga Medis Asing

Indonesia Krisis Dokter! Pemerintah Bakal Impor Tenaga Medis Asing

Menkes Budi Gunadi Sadikin bakal impor dokter asing-hasyim asyari-radarpena.co.id Disway group

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan rencana strategis pemerintah untuk mengatasi krisis dokter spesialis di Indonesia.

 

Salah satu opsi yang kini dipertimbangkan adalah membuka peluang bagi tenaga medis asing, terutama dokter spesialis, untuk praktik di Tanah Air.

 

Langkah ini dilakukan karena jumlah dokter spesialis di Indonesia dinilai masih jauh dari kebutuhan.

 

“Dokter spesialis kita sekarang ini kurang sekali. Jadi, kalau ada kesempatan dokter luar mau masuk, pasti kita ambil,” ujar Menkes Budi Gunadi saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

 

BACA JUGA:Thom Haye Resmi Berkostum Persib, Bawa Pengalaman Eropa ke Liga 1

Budi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menyingkirkan peran dokter Indonesia. Sebaliknya, kehadiran dokter asing diproyeksikan sebagai solusi sementara yang cepat, efektif, dan diharapkan dapat mendorong transfer of knowledge kepada dokter umum maupun residen di Indonesia.

 

“Harapannya, dokter dari luar bisa membantu meningkatkan kemampuan dokter spesialis yang ada. Sehingga jumlahnya bisa lebih cepat terpenuhi,” jelasnya.

 

Menurut Budi, Indonesia masih membutuhkan waktu transisi sekitar 5 hingga 10 tahun untuk memenuhi kebutuhan ideal jumlah dokter spesialis.

 

Dokter Asing Sudah Masuk Indonesia

 

Menkes juga mengakui bahwa saat ini sudah ada dokter spesialis dari luar negeri yang didatangkan untuk membantu pelayanan kesehatan di Indonesia.

BACA JUGA:Sadis! Video Penampakan Aparat Injak Kepala Mahasiswa Pendemo di Sumut hingga Kejang-Kejang

Namun, penerapan skema ini ke depan masih memerlukan regulasi yang jelas serta kerja sama dengan organisasi profesi, termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

 

Pemerintah berjanji akan menyusun aturan ketat agar standar pelayanan tetap tinggi dan keberadaan dokter asing tidak merugikan tenaga medis lokal.

 

Rencana impor dokter asing ini menuai pro dan kontra. Sebagian pihak menilai langkah ini merupakan solusi pragmatis untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah.

Namun, ada pula yang khawatir kebijakan tersebut bisa mengganggu pasar kerja dokter lokal dan memengaruhi keseimbangan profesi medis di Indonesia.

 

Meski begitu, Kemenkes berharap kebijakan ini bisa menjadi bagian dari strategi besar menuju pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.(hasyim)

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: