Jejak Digital Aura Cinta Terbongkar Usai Debat Panas dengan Dedi Mulyadi, Pernah Jadi Bintang Iklan Pinjol

Jejak Digital Aura Cinta Terbongkar Usai Debat Panas dengan Dedi Mulyadi, Pernah Jadi Bintang Iklan Pinjol

Aura Cinta remeja viral yang debat dengan Dedi Mulyadi-tangkapan layar-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Remaja asal Kabupaten Bekasi, Aura Cinta kini tengah jadi sorotan publik.

Pasalnya Aura Cinta melakukan aksi protes dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, bahkan Aura Cinta beradu argumen dengan Dedi Mulyadi soal acara perpisahan atau wisuda untuk jenjang SD, SMP hingga SMA yang dinilai memberatkan wali murid.

Dedi Mulyadi yang melakukan kebijakan untuk menghapus aturan wisuda yang bukan untuk mahasiswa.

Hal itu dilakukan karena biaya wisuda yang mahal dan sangat membebani keluarga, terutama yang kurang mampu.

BACA JUGA:7 Parfum Floral Alfamart dengan Wangi Segar dan Tahan Lama, Bikin Penampilan Makin Slay!

aaBACA JUGA:Viral Wali Murid SDN 2 Pasir Tangkil Diminta Kepsek Ganti Kursi Rusak, Bupati Lebak Turun Tangan

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga menjelaskan bahwa uang dari wisuda tersebut bisa bermanfaat unutk kebutuhan yang lain atau pengembangan diri.

Namun remaja asal Kabupaten Bekasi tersebut memiliki pandangan yang berbeda, dirinya menilai bahwa wisuda adalah momen yang sangat penting untuk dirayakan dan dikenang.

"Mohon maaf ya Pak, saya bukannya menolak kebijakan Bapak, maksudnya apapun itu saya mendukung. Cuma jangan dihapus Pak, enggak semua orang itu bisa terima," ujar Aura Cinta dikutip dari kanal YouTube Dedi Mulyadi.

Dengan pernyataan Aura Cinta tersebut, Dedi Mulyadi langsung menekankan bahwa pentingnya untuk prihatin kepada keluarga dengan kondisi ekonomi rendah.

Padahal banyak orang tua yang justru menyambut baik wacana penghapusan wisuda.

"Seluruh pengeluaran ditekan, digunakan untuk yang positif, pengembangan diri. Lah, ini orang enggak punya, tinggal di bantaran sungai," ujar Dedi Mulyadi, menambahkan.

"Orang tua yang lain itu menyambut gembira ketika wisuda dihapus. Keluarga ini menolak wisuda dihapus."

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait