Link Pintar BI Down saat Penukaran Uang Baru, Begini Cara Mengatasinya

Link Pintar BI Down saat Penukaran Uang Baru, Begini Cara Mengatasinya

Link Pintar BI Down pada 16 Maret 2025 -tangkapan layar-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Laman resmi Bank Indonesia, Pintar.bi.go.id, kembali mengalami error pada Minggu (16/3/2025) pagi, tepat saat jadwal pemesanan penukaran uang baru dimulai pukul 09.00 WIB. 

Kejadian ini membuat banyak masyarakat kesal karena tidak dapat melakukan pemesanan, sehingga kehilangan kesempatan untuk menukar uang baru secara resmi menjelang Lebaran Idul Fitri 2025.

Kendala ini langsung menjadi sorotan di media sosial, dengan hashtag #PintarBI dan #TukarUang trending sebagai topik pembicaraan. 

Banyak netizen yang mengeluhkan pelayanan BI yang dinilai tidak maksimal, terutama karena masalah serupa sudah terjadi berulang kali.

Pada pukul 10.15 WIB, Bank Indonesia akhirnya merilis pengumuman resmi melalui laman tersebut. Disebutkan bahwa error yang terjadi disebabkan oleh kendala teknis dan sedang dalam proses penanganan.

BACA JUGA:Pemprov DKI Siapkan 2.846 Bus AKAP untuk Angkutan Lebaran 2025

BACA JUGA:Mudahkan Perjalanan Mudik Antarpulau, BRI Hadirkan Fitur Baru Pemesanan Tiket Kapal Lewat BRImo!

“Maaf, saat ini aplikasi PINTAR sedang mengalami kendala teknis dan sedang dalam upaya penanganan untuk pemulihannya. Aplikasi akan dapat diakses kembali pada Minggu, 16 Maret 2025 pukul 11.00 WIB,” tulis pengumuman tersebut.

Ada beberapa solusi alternatif yang bisa Anda coba diantaranya seperti mencoba secara berkala.

Anda juga bisa menggunakan perangkat/browser yang berbeda, atau anda juga bisa langsung datang ke layanan kas keliling.

Masyarakat berharap laman tersebut benar-benar dapat diakses sesuai janji, agar mereka tidak kehilangan kesempatan untuk memesan uang baru yang dibutuhkan untuk THR Lebaran tahun ini. Namun, kejadian ini menimbulkan kekecewaan tersendiri, mengingat masalah serupa sering terjadi setiap tahun.

Banyak komentar negatif bermunculan di media sosial, dengan masyarakat menuntut perbaikan sistem yang lebih baik dari Bank Indonesia. “Sudah tahun berapa kali ini error? BI harusnya lebih siap menghadapi lonjakan pengunjung,” tulis salah satu netizen di Twitter.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi BI untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan sistemnya, terutama saat momen penting seperti menjelang Lebaran, di mana permintaan penukaran uang baru selalu melonjak.

Harapannya, ke depannya pelayanan BI dapat lebih baik dan meminimalisir kendala teknis yang merugikan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait