TNI AL Kerahkan Kendaraan Tempur Bongkar Pagar Laut Misterius di Pesisir Kabupaten Tangerang

TNI AL Kerahkan Kendaraan Tempur Bongkar Pagar Laut Misterius di Pesisir Kabupaten Tangerang

Pembongkaran pagar laut misterius di Pesisir Kabupaten Tangerang-candra pratama-radarpena.co.id Disway group

TANGERANG, RADARPENA.CO.ID - Sejumlah kendaraan tempur dikerahkan TNI AL untuk membongkar pagar laut misterius di pesisir Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan pengamatan Disway.id grup radarpena.co.id di lokasi TNI AL bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) beserta nelayan setempat, membongkar paksa padar laut misterius pada Rabu, 22 Januari 2025.

Proses pembongkaran itu dilakukan dengan cara ditarik menggunakan tali kapal nelayan dan juga kendaraan tempur (ranpur) jenis Amfibi LVT.

Proses pembongkaran tersebut bisa dibilang hampir mirip dengan cara menangkap ikan menggunakan teknik pukat harimau. Di mana perahu nelayan menarik jaring berbentuk kantong yang besar dan panjang di dasar laut.

Namun dalam proses pembongkaran ini, kapal-kapal nelayan mengaitkan talinya di pagar yang terbuat dari bambu. Kemudian ditarik bersamaan dengan kapal lainnya hingga pagar bambu tersebut roboh.

BACA JUGA:Komisi IV DPR RI Bakal Sidak Pagar Laut di Perairan Tangerang Hari Ini, Dipimpin Titiek Soeharto

Tak berhenti di situ, ada pula jajaran anggotan TNI AL dan aparat lainnya yang langsung terjun ke lautan untuk mempermudah para kapal mengaitkan talinya ke pagar bambu tersebut.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

Ketika pagar itu sudah roboh, orang-orang yang terjun langsung ke lautan itu berusaha mengambil beberapa bambu tersebut untuk dijadikan barang bukti penyelidikan dan penyidikan.

Cara tersebut terus dilakukan hingga pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 kilometer itu hancur. Namun, pembongkaran kali ini tidak langsung sepenuhnya.

"Jadi, kalau kemarin 2,5 kilo, hari ini karena mulainya dari siang, minimal 5 kilo kita bisa bongkar. 5 kilo yang di sini (Tanjung Pasir)," ujar Komandan Pangkalan Utama AL (Danlantamal) III Jakarta, Brigen TNI (Mar) Harry Indarto, Rabu, 22 Januari 2025.

Harry mengatakan, dalam proses pembongkaran kali ini tidak hanya terjadi di perairan Tanjung Pasir. Namun juga dilakukan di sekitar Pulau Cangkir, Kronjo, Kab.Tangerang.

BACA JUGA:Ternyata Pagar Laut Punya Sertifikat HGB, Ini Dia Daftar Para Pemiliknya

"Harapannya apa yang sudah kita sampaikan pada saat evaluasi kemarin bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal pada kesempatan siang ini," tuturnya.

Dalam proses pembongkaran pagar laut di Tanjung Pasir, para nelayan memang sangat antusias. Bahkan, mereka juga rela turun ke laut dan membantu menarik pagar yang terbuat dari bambu itu secara manual.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait