Letjen Robi Herbawan Resmi Jadi Kabais TNI, Pengganti Yudi Abdimantyo Usai Kasus Air Keras Andrie Yunus

Letjen Robi Herbawan Resmi Jadi Kabais TNI, Pengganti Yudi Abdimantyo Usai Kasus Air Keras Andrie Yunus

Letjen Robi Herbawan (Dok. Kemhan)--

Radarpena.co.id - Mabes TNI resmi menunjuk Letjen TNI Robi Herbawan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Penunjukan ini langsung menjadi sorotan karena terjadi setelah Letjen Yudi Abdimantyo menyerahkan jabatan usai mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.

Promosi jabatan tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen Rico Ricardo Sirait.

"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico pada Jumat (8/5/2026).

Penunjukan Robi Herbawan disebut sebagai bagian dari langkah regenerasi dan penguatan organisasi di lingkungan TNI, khususnya dalam sektor intelijen strategis pertahanan negara.

TNI Lakukan Regenerasi di Tubuh Intelijen Strategis

Menurut Rico, pergantian posisi Kabais TNI bertujuan memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas intelijen strategis nasional.

Ia menegaskan proses pergantian jabatan merupakan bagian dari regenerasi organisasi sekaligus upaya memperkuat sistem pertahanan.

"Penunjukan tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas intelijen strategis pertahanan negara," jelas Rico.

Langkah ini menjadi perhatian publik karena posisi Kabais TNI memiliki peran penting dalam pengelolaan intelijen militer dan keamanan strategis nasional.

Selain bertanggung jawab terhadap informasi strategis pertahanan, Badan Intelijen Strategis TNI juga berfungsi mendukung pengambilan keputusan penting di sektor keamanan negara.

Penggantian Kabais TNI Berkaitan dengan Kasus Air Keras Aktivis

Sebelumnya, jabatan Kabais TNI dipegang Letjen Yudi Abdimantyo. Namun, Yudi resmi menyerahkan jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas keterlibatan anak buahnya dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.

Penyerahan jabatan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," ujar Aulia dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu, 25 Maret 2026.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebelumnya memicu perhatian publik luas dan menjadi sorotan terhadap penegakan disiplin di internal TNI.

Penyerahan jabatan Kabais dinilai sebagai langkah institusi untuk menunjukkan tanggung jawab organisasi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap TNI.

TNI Tegaskan Tak Toleransi Pelanggaran Hukum

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait