Unpad Perketat Pengawasan UTBK-SNBT 2026: Strategi Cegah Joki di Prodi Favorit

Unpad Perketat Pengawasan UTBK-SNBT 2026: Strategi Cegah Joki di Prodi Favorit

Unpad perketat pengawasan UTBK-SNBT 2026 untuk cegah joki, terutama di prodi Kedokteran.--

radarpena.co.id - Universitas Padjadjaran (Unpad) mengambil langkah serius untuk menjamin integritas pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.

Pihak kampus memperketat pengawasan di seluruh titik lokasi ujian guna menutup celah potensi kecurangan yang mungkin dilakukan peserta.

Koordinator UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan.

Setiap indikasi pelanggaran akan diproses sesuai prosedur resmi dan dikoordinasikan langsung dengan panitia pusat.

“Jika terindikasi kecurangan, peserta diizinkan menyelesaikan ujian, lalu diverifikasi. Apabila terbukti, akan diminta menandatangani berita acara serta dilaporkan ke Panitia Pusat,” ujar Inu di Jatinangor, Sumedang, Rabu, 22 April 2026.

Fokus Pengawasan pada Program Studi Kedokteran

Salah satu langkah unik yang Unpad terapkan tahun ini adalah pengelompokan sesi khusus bagi peserta yang memilih program studi Kedokteran. Kebijakan ini muncul berdasarkan hasil evaluasi dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Inu menjelaskan bahwa lebih dari 90 persen kasus perjokian yang ditemukan berasal dari peserta yang mengincar kursi di fakultas kedokteran. Oleh karena itu, pengaturan sesi 1 dan sesi 2 secara khusus memudahkan pengawas lapangan untuk memantau gerak-gerik peserta dengan lebih teliti.

Sanksi Tegas: Hasil Ujian Tidak Akan Keluar

Unpad juga memberikan peringatan keras mengenai dampak dari tindakan tidak jujur. Peserta yang terbukti melakukan kecurangan harus siap menanggung konsekuensi berat yang dapat mematikan peluang mereka masuk perguruan tinggi negeri tahun ini.

“Bagi peserta yang dilaporkan melakukan kecurangan, hasil ujiannya tidak akan di-scoring sehingga yang bersangkutan tidak akan memperoleh sertifikat UTBK,” tegas Inu.

Tanpa sertifikat UTBK tersebut, peserta otomatis tidak memiliki nilai untuk bersaing dalam seleksi nasional maupun jalur mandiri di berbagai kampus.

Kesiapan Teknis dan Fasilitas Ujian

Selain fokus pada pengamanan, Unpad memastikan kenyamanan peserta selama ujian berlangsung. Pihak kampus menyiagakan 38 teknisi yang tersebar di 25 ruang ujian.

Untuk mengantisipasi kendala daya, Unpad bekerja sama dengan PLN dan menyiapkan lima unit genset cadangan agar gangguan kelistrikan tidak menghambat proses pengerjaan soal.

Sebagai informasi, pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Unpad diikuti oleh total 6.632 orang dan akan berlangsung hingga 25 April 2026. Pada hari ini saja, sebanyak 1.350 peserta dijadwalkan mengikuti ujian.

Meski antusiasme tinggi, tercatat ada 46 peserta yang tidak hadir, terdiri dari 34 orang pada sesi pagi dan 12 orang pada sesi siang. Unpad berharap sisa hari pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar tanpa gangguan teknis maupun pelanggaran integritas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: antara