UTBK-SNBT 2026 di UI Diikuti 54.871 Peserta: Cek Lokasi, Jadwal, dan Aturannya!
Universitas Indonesia menyambut 54.871 peserta UTBK-SNBT 2026.--
radarpena.co.id - Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Indonesia (UI) resmi dimulai, Selasa, 21 April 2026.
Tercatat sebanyak 54.871 peserta mengikuti seleksi ini di berbagai lokasi yang telah disiapkan panitia. Pelaksanaan hari pertama pun terpantau berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo, menegaskan bahwa seluruh tahapan ujian telah mengikuti standar teknis dan pengawasan yang sangat ketat. Kesuksesan hari pertama ini menjadi cerminan dari persiapan matang tim internal UI.
“Kesiapan infrastruktur dan koordinasi panitia adalah kunci untuk memastikan seluruh tahapan ujian berlangsung lancar. Kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi di setiap sesi guna menjaga kualitas pelaksanaan tetap konsisten di seluruh lokasi,” ujarnya di Kampus UI Depok.
Lokasi dan Kapasitas Ribuan Unit Komputer di Empat Kampus
Tahun ini, UI menyelenggarakan UTBK-SNBT mulai 21 hingga 30 April dan akan dilanjutkan pada 2 Mei 2026. Untuk menampung puluhan ribu peserta, panitia menyebar lokasi ujian di empat titik strategis, yaitu UI Depok, UI Salemba, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), serta Polimedia.
Berikut adalah rincian distribusi infrastruktur ujian di pusat UTBK UI:
-
UI Depok: Memiliki 26 lokasi dengan 52 ruang ujian dan 1.645 unit komputer.
-
UI Salemba: Tersedia tujuh lokasi dengan sembilan ruang dan 388 komputer.
-
PNJ: Menyediakan enam lokasi dengan 11 ruang dan 276 komputer.
-
Polimedia: Memiliki dua lokasi dengan delapan ruang dan 211 komputer.
Sebelum hari H, panitia juga telah menjalankan uji coba nasional dan internal. Langkah preventif ini bertujuan meminimalkan potensi gangguan teknis agar pengalaman ujian seragam di semua lokasi.
Jadwal Sesi dan Prosedur Keamanan Anti-Curang
Penanggung Jawab Lokasi UTBK Rumpun Ilmu Kesehatan, Rina Rahmawati, menjelaskan bahwa ujian berlangsung dalam dua sesi setiap harinya, yakni sesi pagi dan siang. Setiap sesi memiliki durasi sekitar tiga jam 15 menit. Kapasitas peserta di UI sendiri mencapai sekitar 2.500 orang per sesi.
Demi menjaga kejujuran dan transparansi, UI menerapkan sistem pengawasan berlapis dengan rasio satu pengawas untuk setiap 20 peserta.
“Dari sisi pengawasan, panitia menerapkan standar ketat dengan rasio satu pengawas untuk setiap 20 peserta, didukung oleh teknisi ruang. Sebelum ujian dimulai, peserta mendapatkan pengarahan terkait tata tertib, termasuk larangan membawa barang tertentu ke meja ujian. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metal detector serta body checking guna mencegah potensi kecurangan,” ujar Rina.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kasus kecurangan di lingkungan UI. Jika nantinya ditemukan pelanggaran, panitia akan mendokumentasikan bukti dalam berita acara untuk dilaporkan ke pusat UTBK melalui kantor Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
Komitmen Inklusivitas Bagi Peserta Difabel
Sebagai bentuk kepedulian terhadap inklusivitas pendidikan, UI memberikan penanganan khusus bagi 51 peserta difabel. Mereka dijadwalkan mengikuti ujian pada Kamis, 23 April 2026, yang berlokasi di Gedung Lama Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI.
Panitia telah menyiapkan pengaturan khusus bagi peserta tunanetra di laboratorium yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Langkah ini menegaskan komitmen UI dalam menyediakan sistem seleksi yang adil dan berkualitas bagi seluruh calon mahasiswa Indonesia tanpa terkecuali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara