Kopdes Merah Putih Buka Lowongan Kerja 1,56 Juta Warga Lokal

Kopdes Merah Putih Buka Lowongan Kerja 1,56 Juta Warga Lokal

Koperasi Merah Putih--AI

radarpena.co.id - Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih digadang-gadang menjadi solusi nyata untuk membuka lapangan kerja di pedesaan.

Pemerintah memastikan, seluruh proses rekrutmen karyawan koperasi akan mengutamakan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi langsung dirasakan di desa.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa tenaga kerja Kopdes tidak akan direkrut secara terpusat, melainkan berbasis desa masing-masing.

BACA JUGA:Harta Karun Gas Raksasa Ditemukan di Kaltim! Potensi 5 Triliun Kaki Kubik

“Warga desa, termasuk pengurus koperasi yang sudah ada, akan dilibatkan. Ini kesempatan bagi masyarakat untuk berperan langsung dalam pengelolaan ekonomi desa,” ujar Ferry.

Peluang Kerja untuk Warga dan Penerima PKH

Tak hanya masyarakat umum, pemerintah juga membuka kesempatan bagi penerima bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH), untuk ikut bekerja di Kopdes Merah Putih.

Posisi yang tersedia cukup beragam, mulai dari kasir, sopir, petugas keamanan, hingga tenaga operasional lainnya. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial.

Rekrutmen Dikelola Langsung oleh Desa

Proses perekrutan tenaga kerja akan dilakukan langsung oleh pemerintah desa melalui kepala desa dan perangkatnya.

BACA JUGA:Gunung Dukono di Halmahera Utara Meletus! Abu Vulkanik Membumbung 1,4 KM

Skema ini dirancang agar tidak ada intervensi dari luar serta memastikan prioritas tetap diberikan kepada warga setempat.

Dalam pelaksanaannya, PT Agrinas Pangan Nusantara ditunjuk sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan fisik dan pengelolaan awal koperasi selama dua tahun pertama.

Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota menegaskan bahwa tenaga kerja yang direkrut harus berasal dari desa setempat, dengan prioritas bagi keluarga penerima manfaat PKH.

Satu Kopdes, 17 Lapangan Kerja

Setiap unit Kopdes Merah Putih diproyeksikan menyerap sekitar 17 tenaga kerja di luar posisi manajer. Jika dikalikan dengan jumlah desa di Indonesia, program ini berpotensi membuka sekitar 1,56 juta lapangan kerja baru.

Angka ini menjadi salah satu langkah besar pemerintah dalam mengatasi pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi berbasis desa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait