Wow! 220 Ribu Orang Lamar Posisi Manajer Kopdes Merah Putih
Rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih tembus 220 ribu pendaftar. --
radarpena.co.id - Program rekrutmen manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Dalam waktu singkat sejak dibuka, jumlah pendaftar langsung melonjak tajam dan mencerminkan tingginya minat terhadap peluang kerja di sektor koperasi desa.
Pendaftar Capai 220 Ribu Lebih dalam Hitungan Hari
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar telah mencapai 220.364 orang per Minggu (19/4). Rekrutmen ini sendiri mulai dibuka pada Rabu (15/4).
“Ini yang daftar banyak jadi kadang-kadang situsnya mengalami gangguan … Tapi saya nyatakan pendaftarannya terbuka, transparan, jujur, dan tidak ada yang menjamin bisa diterima,” kata pria yang akrab disapa Zulhas itu usai rapat koordinasi terbatas di kantornya, Jakarta, Senin.
Lonjakan pendaftar ini juga berdampak pada performa situs pendaftaran yang sempat mengalami gangguan. Namun, pemerintah memastikan proses seleksi tetap berjalan terbuka dan adil.
Minat Tinggi Juga Terlihat di Program Kampung Nelayan
Tidak hanya Kopdes Merah Putih, program pengelola Kampung Nelayan Merah Putih juga mencatat angka pendaftar yang signifikan. Hingga saat ini, jumlah pendaftar telah mencapai 64.029 orang.
Tingginya minat ini menunjukkan bahwa program berbasis desa dan sektor pangan semakin menarik perhatian masyarakat luas.
Progres Infrastruktur Kopdes Merah Putih
Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mendukung operasional koperasi desa. Data terbaru menunjukkan:
- 35.408 titik lahan sudah memenuhi standar luas 1.000 meter persegi
- 25.625 titik sedang dalam tahap pembangunan
- 5.714 titik telah selesai dibangun
“Lahan lainnya terus kami data. Nanti akan disesuaikan pada periode berikutnya, karena di kota-kota tanahnya mahal dan kepemilikan beragam. Dan ada juga yang lahannya tidak memenuhi standar 1.000 meter persegi,” tuturnya.
Kendala utama pembangunan muncul di wilayah perkotaan, terutama terkait harga tanah dan keterbatasan lahan yang sesuai standar.
Regulasi Pendukung Sudah Disiapkan
Pemerintah juga memastikan kesiapan regulasi untuk mempercepat program ini. Salah satu aturan penting yang telah diterbitkan adalah Peraturan Menteri Keuangan No 15 Tahun 2026.
Regulasi ini mengatur tata cara penyaluran Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, serta Dana Desa guna mendukung pembangunan fisik koperasi, termasuk gerai dan pergudangan.
Selain itu, pemerintah masih menunggu aturan teknis dari Agrinas Pangan Nasional terkait audit nilai bangunan. Nantinya, hasil audit tersebut menjadi dasar pembayaran melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Target 30 Ribu Kopdes Rampung Juni 2026
Pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 koperasi desa selesai pada Juni 2026. Untuk mendukung operasionalnya, dibuka pula 30.000 formasi manajer Kopdes Merah Putih.
Pendaftaran rekrutmen berlangsung pada 15–24 April 2026.
Peserta yang lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Setelah masa kontrak berakhir, Badan Pengaturan (BP) BUMN akan melakukan evaluasi untuk menentukan kelanjutan penugasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara