Polisi Ringkus 4 Preman Parkir Liar di Monas, Koordinator Diduga Anggota Ormas

Polisi Ringkus 4 Preman Parkir Liar di Monas, Koordinator Diduga Anggota Ormas

4 preman penguasa parkir liar di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) ditangkap polisi -tangkapan layar-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Empat preman penguasa parkir liar di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat usai memaksa pengunjung membayar tarif parkir hingga Rp20 ribu. 

Penangkapan dilakukan setelah korban melapor telah menjadi korban pemerasan oleh para pelaku.

Keempat pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial T (45), F (52), I (41), dan H (51). 

Mereka diduga telah lama menguasai area parkir di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, dengan praktik intimidasi terhadap pengunjung.

“Karena jumlah pelaku empat orang dan ada yang berbadan kekar, korban merasa tertekan sehingga terpaksa menyerahkan uangnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus, Minggu (11/5/2025).

Kronologi Pemerasan

Kejadian bermula saat seorang warga berinisial IF hendak memarkirkan mobilnya pada Sabtu, 10 Mei 2025. Korban semula memberikan uang parkir Rp5 ribu, namun dipaksa oleh para pelaku untuk membayar Rp20 ribu. Merasa diintimidasi, korban kemudian melapor ke pihak berwajib.

BACA JUGA:Ramalan Zodiak 12 Mei 2025: Saat yang Tepat untuk Menyatukan Hati dan Menata Masa Depan

BACA JUGA:10 Cara Merawat Rambut Kering agar Lembut dan Berkilau secara Alami

Tak lama berselang, unit Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak dan mengamankan keempat pelaku di lokasi kejadian.

Modus Operandi dan Peran Pelaku

Menurut AKBP Firdaus, pelaku berinisial T berperan sebagai koordinator lapangan dan tercatat sebagai anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas). Sementara tiga pelaku lainnya bertugas sebagai eksekutor, yakni langsung menarik uang dari para pengunjung.

“Barang bukti yang kami amankan antara lain uang tunai sebesar Rp660.000 dan kartu anggota ormas milik T,” terang Firdaus.

Polisi Tegas: Negara Tak Boleh Kalah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait