7 Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia: Jepang Unggul, Indonesia Kapan Nyusul?
Negara dengan IQ tertinggi di dunia--Foto: UCA News
Semangat belajar masyarakatnya juga didorong oleh pandangan bahwa pendidikan adalah tiket menuju kesuksesan.
4. Hongkong (IQ Rata-rata: 105,37)
Hongkong menempati urutan keempat. Meskipun tingkat literasinya sedikit lebih rendah, yakni 93,5 persen, kota ini tetap dikenal sebagai pusat kecerdasan dan inovasi di Asia.
Perpaduan antara budaya Timur dan Barat menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Sistem pendidikan terbuka dan multikultural juga melatih kemampuan berpikir kritis yang tinggi di kalangan pelajarnya.
BACA JUGA:
- 7 Negara Ini Siap Bayar Kamu untuk Pindah ke Sana, Cek Kesempatan Emasnya!
- Jarang Dilirik Tapi Dicari! Ini Dia Jurusan Kuliah yang Banyak Dibutuhkan di Dunia Kerja
5. Tiongkok (IQ Rata-rata: 104,1)
Dengan tekanan tinggi pada sektor pendidikan, Tiongkok berhasil menciptakan generasi pelajar yang fokus pada pencapaian akademik. Literasi di negara ini mencapai 96,36 persen.
Meski metode pendidikannya kerap dikritik karena tekanan besar terhadap siswa, hasilnya tetap positif: banyak inovasi teknologi dan peningkatan signifikan dalam sains serta teknik.
6. Korea Selatan (IQ Rata-rata: 102,35)
Korea Selatan dikenal dengan sistem pendidikan yang kompetitif dan budaya belajar yang sangat intens. Tingkat literasinya 97,97 persen. Pelajar di Korea dituntut untuk terus berprestasi, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
Hasilnya, negara ini berhasil membangun industri teknologi dan hiburan yang diakui dunia. Etos kerja dan dedikasi tinggi menjadi kunci keberhasilan kecerdasan kolektif masyarakatnya.
7. Belarus (IQ Rata-rata: 101,6)
Negara Eropa Timur ini memiliki literasi sangat tinggi, mencapai 99,72 persen. Belarus memiliki tradisi akademik yang kuat, khususnya dalam bidang matematika, fisika, dan kimia.
Sistem pendidikannya mampu mendorong daya pikir analitis dan kritis di kalangan siswa. Akses pendidikan yang merata dan dukungan pemerintah turut meningkatkan kualitas SDM secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: