Sejarah Singkat Hari Buruh Internasional, dari Chicago ke Seluruh Dunia

Sejarah Singkat Hari Buruh Internasional, dari Chicago ke Seluruh Dunia

Hari Buruh Internasional-ilustrasi-Berbagai Sumber

BACA JUGA:Resmi! Segini Besaran UMP Jakarta 2025, Tapi Buruh Sebut Masih Kurang

Perjuangan untuk Hak Buruh di Seluruh Dunia

Meskipun tragedi ini mengguncang Amerika Serikat, perjuangan buruh tidak berhenti. Semenjak peristiwa di Chicago, gerakan buruh mulai mendapatkan perhatian lebih di seluruh dunia.

Pada tahun 1889, Internasional Sosialis Kedua yang diadakan di Paris memutuskan untuk menjadikan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional untuk menghormati para buruh yang telah memperjuangkan hak-hak mereka, terutama hak untuk bekerja dalam jam yang lebih manusiawi. 

Sejak saat itu, 1 Mei mulai diperingati sebagai Hari Buruh di banyak negara, atau yang dikenal juga dengan sebutan May Day.

Meskipun beberapa negara memilih untuk merayakannya pada tanggal lain, seperti di Amerika Serikat yang merayakan Hari Buruh pada bulan September.

Hari Buruh di Indonesia

Di Indonesia, Hari Buruh mulai diperingati pada tahun 1920. Pada saat itu, buruh-buruh yang bekerja di sektor perkebunan Belanda dan berbagai industri lainnya mulai mengorganisir diri mereka untuk menuntut hak-hak dasar mereka.

Salah satu contoh perjuangan buruh Indonesia adalah melalui pembentukan organisasi Serikat Buruh Indonesia (SBI) yang berjuang untuk memperbaiki kondisi kerja dan hak-hak buruh.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Hadiri Peringatan May Day di Monas, 200 Ribu Buruh Akan Sampaikan 11 Tuntutannya?

BACA JUGA:Upah Buruh 2025 Naik 6,5 Persen, Begini Tanggapan Kadin Indonesia

Meskipun pada masa penjajahan Belanda peringatan Hari Buruh belum sepenuhnya diakui, semangat perjuangan buruh tetap hidup.

Setelah Indonesia merdeka, Hari Buruh mulai diperingati lebih terbuka. Pada tahun 1948, Hari Buruh resmi menjadi hari libur nasional yang dikenal dengan Hari Raya Buruh.

Seiring waktu, peringatan ini semakin meluas, dan menjadi momentum untuk menuntut hak-hak pekerja, baik itu di sektor formal maupun informal.

Hari Buruh kini menjadi simbol perjuangan buruh di seluruh dunia. Bukan hanya sebagai hari libur, tetapi sebagai pengingat akan hak-hak dasar yang harus dipenuhi oleh setiap pekerja, seperti jam kerja yang wajar, upah yang layak, dan keamanan kerja.

BACA JUGA:Ada Lima Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di Mei 2025, Catat Tanggalnya!

BACA JUGA:Makna dan Tujuan Perayaan Hari Tumpek Krulut, Valentine-nya Umat Hindu di Bali

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait