Sushi vs Sashimi: Si Kembar Beda Dunia dari Jepang

Sushi vs Sashimi: Si Kembar Beda Dunia dari Jepang

Ilustrasi sushi vs sashimi-Unsplash/ Orkun Orcan-

Biasanya ikan yang dipakai super segar, kayak salmon, tuna, atau mackerel.

Tapi kadang ada juga daging sapi (gyuu sashimi) atau kerang.

Di dunia sashimi, teknik potong itu segalanya. Tebal-tipisnya irisan bisa mempengaruhi rasa dan tekstur di lidah.

Makanya chef sashimi biasanya terlatih bertahun-tahun sebelum bisa disebut ‘ahli’.

Jadi, Apa Bedanya?

Sederhananya, sushi adalah campuran nasi beras cuka + topping (mentah atau matang).

Sementara, sashimi adalah potongan bahan mentah, tanpa nasi.

BACA JUGA:Kewajiban Istri jika Menikah dengan Orang Jepang, Jangan Anggap Sepele

BACA JUGA:Resep Sukiyaki Beef Udon yang Menggugah Selera: Cita Rasa Jepang di Dapur Kamu!

Makan sushi berarti menikmati kombinasi rasa asam nasi, gurih topping, pedas wasabi, asin kecap.

Sementara sashimi itu lebih fokus, lebih "pure"; sensasi langsung dari rasa asli bahan itu sendiri.

Keduanya sakral di budaya Jepang, tapi sashimi sering dianggap lebih tradisional dan "serius". Ada filosofi di balik setiap potongannya. 

Mulai dari menghormati laut, menghargai kesegaran bahan.

Sementara sushi berkembang lebih kreatif dan berwarna bahkan sampai muncul fusion sushi ala Barat.

Kalau kamu pengen pengalaman rasa yang kompleks dan berlapis, sushi adalah pilihan tepat.

BACA JUGA:Cobalah 5 Tips Diet ala Jepang Setelah Lebaran, Solusi Cepat Turunkan Berat Badan Tanpa Stres!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait