Macet bukan lagi Halangan, Taksi Terbang sudah Lampu Hijau
Taksi Terbang di Indonesia--
Ini memiliki kecepatan pelayaran 100 kmph dan dapat mencapai ketinggian maksimum 10 000 kaki (3 000 meter).
BACA JUGA:10 Rekomendasi Aplikasi Investasi Emas Terdaftar OJK, Aman dan Mudah Digunakan
BACA JUGA:Vivo V50 Lite Segera Rilis di Indonesia: Baterai 6500mAh, Bodi Lebih Tipis dan Lebih Kuat
EH 216 -S beroperasi secara mandiri, menghilangkan kebutuhan akan pilot.
Ehang berencana untuk menggunakannya untuk layanan taksi udara, pariwisata udara, angkutan bandara, dan transportasi lintas pulau.
Menurut kelompok penelitian Hurun, ekonomi ketinggian rendah Cina diproyeksikan bernilai 1,5 triliun yuan pada tahun 2025, dengan perkiraan menunjukkan itu dapat diperluas menjadi 2,5 triliun yuan pada tahun 2035
Industri taksi terbang China sedang memanas, dengan start-up domestik seperti Ehang dan Feihang Aviation bersaing dengan pembuat mobil tradisional seperti Xpeng dan Geely. Raksasa penerbangan global seperti Boeing, Airbus, dan Embraer juga mengincar pasar.
“Ke depan, karena kebijakan yang mendukung ekonomi ketinggian rendah terus diluncurkan, persaingan di sektor ini akan meningkat,” kata Hurun dalam laporannya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: