Ammar Zoni Nyaris Akhiri Hidup Usai Dituntut 12 Tahun Penjara & Irish Bella Nikah Lagi, Curhatan Bikin Mewek
Ammar Zoni--
Radarpena.co.id - Kabar mengejutkan datang dari aktor Ammar Zoni yang kini sedang terjerat badai hukum dan asmara sekaligus. Dalam sidang pledoi yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 2 April 2026, Ammar secara blak-blakan mengaku sempat gelap mata. Tekanan mental yang bertubi-tubi hampir membuatnya menyerah pada hidup.
Bayangkan saja, Ammar harus menghadapi tuntutan 12 tahun penjara atas kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Beban ini terasa semakin berat karena muncul di saat dirinya masih dalam suasana duka mendalam dan kehilangan dukungan dari orang-orang tercinta.
Dituntut 12 Tahun & Ditinggal Nikah: Puncak Depresi Ammar Zoni
Ammar Zoni mengungkapkan bahwa titik terendah dalam hidupnya terjadi saat ia baru saja dipindahkan ke Rutan Salemba. Selain ancaman hukuman penjara yang sangat lama, ia menerima kabar yang menghancurkan hatinya dari sang mantan istri, Irish Bella. Belum genap 100 hari sang ayah berpulang, Irish mengabari bahwa ia akan segera menikah lagi dengan pria pilihannya, Haldi Sabri.
"Belum genap 100 hari setelah kematian bapak, saya dipindahkan ke Rutan Salemba untuk menjalani sidang. Belum sampai di situ, mantan istri saya mengabari kalau dia akan segera menikah lagi dengan laki-laki pilihannya sendiri," ungkap Ammar dengan nada pilu di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Tekanan psikologis akibat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebesar 12 tahun penjara bagi seorang penyalahguna narkoba membuatnya merasa dunianya runtuh seketika. Ammar mengaku nyaris kehilangan akal sehat dan berniat mengakhiri hidupnya jika bukan karena secercah iman yang masih tersisa di hatinya.
Pesan Mendiang Ayah Jadi Penyelamat Nyawa Ammar Zoni
Di tengah kegelapan yang menyelimuti pikirannya, Ammar Zoni berhasil bangkit karena teringat wasiat terakhir sang ayah. Pesan mendalam itulah yang menjadi jangkar bagi mentalnya agar tetap kuat menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
"Hampir saja saya gila. Dan gelap mata ingin mengakhiri hidup saya. Jika saja tidak ada iman di hati saya pasti sudah saya lakukan. Bapak selalu berpesan: 'Laki-laki itu pantang menyerah. Apa yang sudah jadi pilihan baik atau buruknya, jalani tanpa harus disesali. Bismillah.' Pesan itu yang membuat saya kuat sampai hari ini," tutur Ammar.
Kekuatan mental yang ia dapatkan dari kata-kata sang ayah membantunya untuk tetap tegar menjalani setiap tahapan persidangan, meskipun bayang-bayang hukuman belasan tahun masih menghantui masa depannya.
Babak Baru Persidangan: Ammar Zoni Cari Keadilan lewat Pledoi
Melalui nota pembelaan atau pledoi ini, Ammar Zoni berharap hakim dapat melihat sisi kemanusiaan dan kondisi mentalnya. Ia berupaya meyakinkan majelis hakim bahwa dirinya adalah seorang penyalahguna yang membutuhkan pemulihan, bukan sekadar hukuman penjara yang mematikan masa depannya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi banyak orang betapa pentingnya dukungan kesehatan mental dan spiritual saat menghadapi krisis besar dalam hidup. Kini, publik menanti keputusan akhir dari majelis hakim terkait nasib aktor yang sempat populer ini.
Dukungan Moral untuk Ammar Zoni di Pengadilan
Proses hukum Ammar Zoni terus menyita perhatian publik karena drama kehidupan pribadinya yang sangat kompleks. Meski ditinggal nikah dan menghadapi tuntutan berat, Ammar berkomitmen untuk menjalani pilihannya tanpa penyesalan, sesuai dengan ajaran sang ayah untuk selalu mengucap "Bismillah" dalam kondisi sesulit apapun. - Hasyim Ashari/Disway -
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: